HomeCelotehMendagri 'Diserbu' Geng Motor?

Mendagri ‘Diserbu’ Geng Motor?

“Indonesia ini memang negeri yang unik, mengerikan tapi lucu, dilarang justru dicari dan amat laku, dianjurkan, disuruh tetapi malah diboikot.” ~ Y.B Mangunwijaya


PinterPolitik.com

[dropcap]J[/dropcap]umlah organisasi masyarakat (ormas) di Indonesia bisa mencapai 359.967, seperti ormas keagamaan dan berbagai jenis lainnya.

Bahkan, sekelas geng motor saja punya keinginan untuk menjadi ormas. Serius? Ngimpi kali ah!

Tapi kalau secara aturan sebenernya sih tak ada larangan, bahkan diperbolehkan untuk berkumpul, berserikat dan mengekspresikan diri.

Makanya Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo menyatakan silakan membuat ormas asal inget sama Pancasila sebagai ideologi negara, UUD 45, dan Bhinneka Tungga Ika.

Cuma inget doang nih? Hadeuhhhh, ukurannya gimana coba inget atau engganya, weleeeeh weleeeh. Semakin ocang aja nih negara kalau begini caranya. Upppssss, ocang itu apaan sih? Ocang itu, kalau bacanya dibalik jadi ngaco, weleeeeh weleeeeh.

Misalkan saat pendaftaran ormas, Mendagri nanya ke ormas. “Hei kau, ingatkah kau dengan Pancasila dan UUD 1945?” Ormas menjawab: “Ya kami ingat”. Mendagri: “Baik, ormas kalian saya dahkan dan disetujui.”

Lah masa iya kek begini jadinya nanti, hadeuhhhh weleeeh weeeeleeeeh.

- Advertisement -

Seharusnya Tjahjo juga mempertanyakan bagaimana kalau organisasi itu ga jelas kedudukan dan bagaimana arah juangnya?, tapi kalau cuma inget sama Pancasila dan UUD gimana? Cuma inget loh katanya, ya kayanya sih diterima ahhh syudahhhlah.

Ngimpi kali ah! Geng motor kalau jadi ormas ga bisa ya? Tapi apa masa iya juga pemerintah mau biayai kegiatan geng motor yang seringkali membuat resah masyarakat. Hmmm, kalau begitu berarti Mendagri ikut meresahkan masyarakat dong, weleeeeeh weeeleeeeeh.

Memangnya apa yang geng motor ingat dengan Pancasila dan UUD 1945? Lalu memangnya kegiatan apa yang sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945?

Baca juga :  Gandeng PSI, Golkar Menolak Tua?

Yang jelas sih, kalau kegiatan geng motor itu tak meresahkan dan menakuti masyarakat, kemungkinan bisa disahkan jadi ormas. Tapi memangnya ga ada pilihan ormas lain aja gitu untuk disahkan?

Nasib geng motor gimana dong, tetep ga bisa nih jadi ormas? Wedeeewww, ngimpi kali ah, ngelantur aja weleeeeh weleeeh.

Bukannya geng motor itu udah minta disahkan jadi ormas? Mendagri jawab apa? Hmmm, kalo gitu waspada ada serbuan ya, serbuannya itu paling geng motor berbondong – bondong demo di depan Gedung Kemendagri, santai aja, weleeeeh weleeeh.  (Z19)

spot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Airlangga ”Dijepit” JK dan PKS?

“Pak JK selalu dikaitkan, endorse Anies, kenapa nggak berat ke AH. Kalau kemudian Pak JK dikaitkan dengan endorse AH itu tidak lepas dari upaya upaya mencarikan...

Misteri Nomor Urut Tiga PDIP

“Jadi dari pihak PDIP, mengusulkan yang namanya tanda gambar itu, nomor itu sebenarnya saya katakan kepada Bapak Presiden dan Ketua KPU dan Bawaslu bahwa...

Dewan Kolonel, Gimmick Duet Puan-Prabowo?

“Pokoknya, Dewan Kolonel ini adalah satu-satunya dengan tujuan mendukung Mbak Puan di 2024. Itu sekali lagi, tentu kami masih menunggu keputusan Bu Megawati siapa...

Ketika Anies Jadi Cover Boy

Baru-baru ini, warga Kota Malang, Jawa Timur, diramaikan oleh kemunculan tabloid-tabloid bergambarkan muka Anies. Anies sukses jadi cover boy?

Mengapa Mahfud Kebut UU PDP?

Setelah ramai serangan Bjorka pada pejabat, Mahfud MD berjanji agar UU Perlindungan Data Pribadi (PDP) segera disahkan oleh DPR.

Jokowi, Anies, dan Politik Penghargaan

Anies Baswedan mendapatkan penghargaan Lee Kuan Yew Exchange Fellow dari Singapura. Sementara, Jokowi dapat Global Citizen Awards di AS.

Polemik Kuntadhi, Ganjar Cuci Tangan?

“Saya kenal Pak Ganjar. Tapi kayaknya Pak Ganjar, ya nggak kenal saya secara pribadi,” – Eko Kuntadhi, Pegiat media sosial PinterPolitik.com Eko Kuntadhi – pegiat media...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...