HomeCelotehDPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan


PinterPolitik.com

Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi penyambung lidah rakyat.

Namun, jangan terlalu banyak berharap, karena sering kali singkatan DPR bukan lagi Dewan Perwakilan Rakyat, tapi Duduk, Pulang, Rapat atau bisa juga Diam, Pura-Pura, Ronda, yeeeehhh, gak nyambung, hehehe sengaja, DPR sering banget kan gak nyambung begitu, weleeeh weleeeh.

Nah, sekarang masyarakat cenderung pesimis dengan anggota DPR bukan karena kemuliaan lembaganya, namun sosok para anggota yang tak seiring sejalan dengan perjuangan rakyat.

Wuuuu, udah ah, segitu aja seriusnya, lagian para wakil rakyat toh jarang banget serius, jadi ngapain kita seriusin, lebih baik kita ketawain aja walau kita sebenernya memahami makna ketawa kita itu tahu kalo mereka susah serius karena gak ada niat dan gak ada hasrat untuk serius.

Tuhkan malah serius lagi, heleeeehhh, okelah, sekarang begini, 575 anggota DPR terpilih sekarang melenggang ke Senayan.
Ehmmm, suasana akan begitu cair karena akan segera mencairkan, nahloh, maksudnya mencairkan anggaran, jangan yang aneh-aneh mikirnya, uhuukkk, katanya sih untuk rakyat, tapi you know laaaah, weleeeh weleeeeh.

Wuuuu, sekarang sebenernya siapa yang salah sih? DPR-nya sebagai wakil rakyat atau rakyatnya yang salah. Pasti kita bisa menjawab dengan cepat, ya jelas pasti rakyatnya lah.

- Advertisement -

Dih, kok gitu? Yaiyalah, salahnya masyarakat itu terlalu banyak berharap sama wakilnya yang seringkali gak bisa diharapkan, uhuuyy, itu sih lagu lama, hadeuuuhh.

Kalo DPR, ehmm, gimana yak, kalo kita salahin juga dia gak akan ngerasa salah, namanya juga politisi ingin selalu benar, enak, nyaman dan ahhhsyudahhlah.

Sekarang banyak berganti anggota DPR, ada yang masih bertahan dan banyak juga wajah baru.

Baca juga :  Prabowo Tidak Yakin dengan Megawati?

Kembali lagi ke pertanyaan awal, apa kita mau membiarkan masyarakat melakukan kesalahannya lagi? Ehmmm, iya maksudnya untuk menaruh harapan besar kepada wakilnya yang ahhhsyudahlah, si kocak pokoknya, weleeeh weleeeh.
Heran kan, kayaknya sih cuma di negara +62, seorang wakil lebih kaya, lebih enak, lebih yahuudddd hidupnya dibandingkan pemberi mandatnya.

Atau bahasa sederhananya, si tuan lebih hapal kesengsaraan dibandingkan wakilnya, karena stock nyaman sudah dilibas semua. Yang hilang stock dari wakilnya itu cuma pita suara aja, ehmm, stocknya udah abis, hehehe, pantes rajin banget diemnya, heleeehhh.

Ehmmm, namanya juga wakil rakyat, ia sukses mewakili rakyat untuk menikmati kenyamanan dan kemewahan, walaupun sebenernya ia ‘baik’ dengan menyisakan kesengsaraan untuk tuannya, weleeeeh weleeeh. (Z19)

spot_img

#Trending Article

Permainan Surya Paloh Belum Usai?

Meski Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah usai, tapi tanya tentang hasil Rakernas masih membayangi pikiran publik. Apa sebenarnya strategi Ketua Umum Surya Paloh di balik...

Ganjar, Mbappe-nya PDIP?

Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dilirik partai lain untuk dijadikan Capres 2024. Apakah Ganjar semacam "Mbappe"-nya PDIP?

Zulhas Gak Nyambung?

Baru saja dilantik menjadi Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan (Zulhas) langsung sidak ke pasar dan tiba-tiba berikan hadiah umrah kepada pedagang. Kenapa Zulhas melakukan...

Prabowo Tidak Yakin dengan Megawati?

Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dibentuk oleh Partai Gerindra bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Apakah ini dapat dimaknai sebagai kekhawatiran Prabowo Subianto terhadap Megawati? PinterPolitik.com Partai Gerindra...

Jokowi Gak Butuh Ma’ruf Amin?

Tidak terlihatnya Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada reshuffle kabinet mengundang tanda tanya sebagian orang. Apakah ini bermakna bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tidak butuh Ma’ruf? PinterPolitik.com Sebagian orang...

Ma’ruf Ternyata Salah Tangkap?

Anak-anak di Pangkalpinang sebut bercita-cita jadi presiden kepada Wapres Ma'ruf Amin. Apa mungkin Ma'ruf salah tangkap?

NasDem-Demokrat Bentuk Koalisi?

Surya Paloh merupakan elite politik pertama yang ditemui secara terbuka oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Apakah Partai NasDem dan Partai Demokrat akan membentuk koalisi? PinterPolitik.com Sambutan...

SBY-JK Bersatu Untuk 2024?

Pertemuan antara Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla (JK) mencuri atensi publik dan melahirkan berbagai spekulasi politik. Lantas, mungkinkah reuni SBY-JK ini dapat membuat...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...

Fahri Hamzah Si ‘Pinkyboy’

"Yang dibutuhkan negara ini adalah para politisi yang menganggu, " -  Angela Davis PinterPolitik.com Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah selalu menjadi pusaran perhatian, pasalnya...