HomeCelotehFahri: KPU Disandera KPK

Fahri: KPU Disandera KPK

Kecil Besar

“…Begal aja dibakar massa, masa koruptor dapat red carpet.” ~Iwan Fals


PinterPolitik.com

[dropcap]K[/dropcap]oruptor bisa dibilang sebagai pesakitan yang sulit untuk disembuhkan. Layaknya pelaku pedofilia, koruptor tak cukup hanya diganjari hukuman penjara, tapi juga perlu direhabilitasi dan dijauhi dari segala akses yang memungkinkan mereka dapat melakukan korupsi lagi.

Tapi itu kan harusnya ya. Di negeri kita, koruptor itu istimewa sekali. Atas nama hak asasi manusia dalam berpolitik, para mantan napi korupsi bahkan diberikan akses untuk dapat kembali menjarah. Mereka bisa bebas duduk di kursi pemerintahan.

Sebenarnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah sempat mengambil langkah jitu untuk mengurangi perkembangbiakan bibit koruptor, yakni dengan membuat peraturan yang melarang mantan narapidana korupsi menjadi calon legislatif. Ehh, alih-alih didukung, para pesakitan bersama para partai politik, pejabat pemerintahan dan Bawaslu malah bersatu menentang hal tersebut.

Katanya, peraturan tersebut bertentangan dengan Undang-undang dan bisa membahayakan konstitusi. Tapi kalau dipikir pakai akal sehat, lebih bahaya mana ya, ngasih akses berkuasa pada mantan koruptor atau merevisi Undang-undang? Ckckckck.

Entahlah. Tapi yang pasti, Bawaslu tetap ngeyel meloloskan sejumlah eks napi korupsi menjadi calon anggota legislatif.

KPU nggak terima, dan membuat surat permohonan agar Bawaslu menunda eksekusi diloloskannya 12 caleg mantan koruptor tersebut.

Lebih bahaya mana, ngasih akses berkuasa pada mantan koruptor atau merevisi Undang-undang? Share on X

Melihat apa yang terjadi, Fahri Hamzah dengan pola pikirnya yang memesona, akhirnya ikut berkomentar. Tapi kali ini, bukannya membela KPU, beliau malah menuduh KPK sebagai dalang sikap kerasnya KPU.

Hadehh, dari dulu kenapa Pak Fahri nggak bisa akur sama KPK sih? Ada rasa dendam kesumat atau gimana?

Fahri Menduga banyak pejabat yang diperas sama KPK, diancam ‘Awas lo, kalau nggak, gue masuk ke kantor lo’, begitu kata Fahri. Hal tersebut, menurutnya, bisa saja sedang terjadi juga dengan KPU.

Hmm, moon maap nih, sebagai wakil rakyat, Pak Fahri yang terhormat nggak bisa sedikit satu frekuensi apa dengan rakyat? Rakyat sudah lelah loh dicurangi. Hiks hiks…

Asal Bapak tahu aja, negeri ini sudah dilimpahi dengan banyak koruptor. Mungkin KPK juga sudah sampai gempor, menangkap para tikus-tikus negara tersebut. Jadi, please deh, segala upaya pemberantasan korupsi mohon dibantulah ya, bim sala bim jadi apa? Prok prok prok… (E36)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...