HomeCelotehPrabowo ‘Pemodal’ Pemindahan Ibukota

Prabowo ‘Pemodal’ Pemindahan Ibukota

Kecil Besar

“Menjadi politisi adalah profesi yang buruk. Menjadi pelayan publik adalah yang mulia,” – Herbert Hoover


PinterPolitik.com

Besaran anggaran yang dipatok untuk pemindahan Ibukota ke Kalimantan Timur sangat fantastis Rp 466 triliun. Wowww, kalau semuanya disedot dari APBN bakal amburadul keuangan negara, weleeeh weleeeh.

Weiiiitsss, tapi tenang aja, APBN cuma dipake 19 persen kok dari jumlah keseluruhan, jadi gak akan tekor. Tapi, sisanya darimana? Ehmm, masih gue liatin, ngotot banget pindah, duit darimana, heleeh.

Kabarnya, kekurangan dana bakal ditutupi dari pihak swasta dan upaya pihak lain, hadeuuhh, nanti itu jadi Ibukota Indonesia milik swasta lagi, bukan punya Pemerintah, hadeuuuhhh.

Lambat laun, ibarat sekolah aja nih, ada sekolah swasta, ada sekolah negeri, keknya nanti bakal kaya gitu kalo pendanaannya jomplang, weleeeh weleeeh.

Weeeiitss, tapi jangan khawatir, kini sudah ada negarawan yang rela berkorban menjadi donatur untuk membantu negara dari tekornya anggaran untuk pemindahan Ibukota, dermawan sekali ya, ehmmm.

Donatur itu juga yang nantinya akan mencicipi Ibukota baru disana, weleeeh weleeeh. Ia adalah Prabowo Subianto yang akan membantu donasi lahan untuk Ibukota baru Indonesia.

Tapi kan, kalau kata Ridwan Kamil lahan di Ibukota baru itu udah sangat berlebih banget, jadi buat apa disumbang lagi?

Ehmmm, apa gak mendingan bentuk ‘mentah’nya aja biar bisa dipake buat ngebangun Ibukota baru? Gimana Pak, kalau ditawar begitu masih tertarik ga jadi donatur? Weleeeh weleeeh.

Ehh, tapi ngomong-ngomong lahan yang mau diberikan Prabowo itu milik pribadi atau memang milik negara melalui HGU zaman baheula?

Kalo pribadi, ehmm, Prabowo menjadi teladan yang mencontohkan sosok politisi yang punya usulan pemindahan Ibukota dan turut nyata membantu menjadi donatur, wowww.

Tapi kalau yang mau didonasikan itu lahan negara, ehmm, itu sih gausah bahasanya donasi, emang seharusnya diambil sama negara, weleeeh weleeeh, bisa aja nih.

Baca juga :  Hotel Sultan dan Mesin Uang Soeharto

Heleeh, gapapa lah ya, gak aneh kalo Prabowo pengen banget jadi donatur pemindahan Ibukota, kan nantinya juga Prabowo yang bakal nempatin Istana Kartanegara, hadeuuhh, Kertanegara, bedaaaa, weleeeh weleeeh. (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

Mega-SBY, A Birthday and Three Funerals

“Taufiq mendukung SBY usai terpilih sebagai presiden untuk kedua kalinya. Begitu pula SBY di kemudian hari menginstruksikan kadernya di kursi parlemen untuk memilih Taufiq...

Di Balik Nadiem Menteri Jokowi

Sehari setelah pelantikan presiden, Jokowi memanggil sejumlah pihak ke Istana yang ditengarai sebagai calon-calon menteri yang akan mengisi kabinet pada periode kedua kepemimpinannya. Di...

Menyoal RUU Masyarakat Hukum Adat

RUU Masyarakat Hukum Adat menjadi salah satu rancangan undang-undang yang masuk ke dalam Prolegnas Prioritas DPR. Meski begitu, lambatnya pemrosesan RUU ini bisa jadi...

Hari Rabu: Jokowi’s Best Day?

“It’s the best day ever!” – SpongeBob Squarepants, “Best Day Ever” (2006) PinterPolitik.com Buat kalian yang kini bisa disebut sebagai generasi milenial, pasti pernah tuh ngalamin rasanya nggak sabar menunggu-nunggu...

Menyingkap Ngabalinisasi ala Rocky Gerung

Rocky Gerung menyebut para ketum parpol koalisi tengah alami Ngabalinisasi. Apa sebenarnya arti kata Ngabalinisasi?

Kemelut FPI Bukan PKI

"Tidak ada ketentuan pidana yang melarang menyebarkan konten FPI karenanya siapa pun yang mengedarkan konten FPI tidak dapat dipidana. Sekali lagi objek larangan adalah...

Formula Bang Oma di Balai Kota

Pelantikan Anies – Sandi mendatang siap digoyang Soneta. Goyang, Bang~ PinterPolitik.com Kalau darah muda sang Ksatria Bergitar itu masih meledak-ledak, mungkin saja dia bakal begadang ke...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...