HomeCelotehKang Didi, Kamu Terlalu Baik

Kang Didi, Kamu Terlalu Baik

Kecil Besar

“Maaf ya kita harus berpisah. Kamu terlalu baik buat aku,” ini kalimat yang paling menyakitkan.


PinterPolitik.com

[dropcap size=big]R[/dropcap]omantisme percintaan dialami Kang Didi yang telah melanglang buana di tengah sabana, menenggelamkan rupa wajahnya dalam ilalang.

Berbuat baik terkadang tak berbanding lurus dengan apa yang kita dapatkan. Artinya tak menutup kemungkinan perbuatan baik tidak menemui buah yang baik.

Yang layak ditinggalkan ialah, seorang yang memiliki karakter tidak baik, tapi tren kini menjadi terbalik. Banyak pasangan yang berpisah karena salah satu diantaranya terlalu ‘baik’. Lho kok gitu?

Seperti cerita yang dialami Kang Didi di Bumi Pasundan. Pria yang mirip aktor kawakan ini baru tiba di tanah air sepulang dari melaksanakan ibadah umrah selama sepekan, kemarin.

Kang Didi teringat orang – orang terkasih termasuk calon mertua dan akhirnya oleh – oleh khas tanah suci diborong untuk dibawa pulang ke Indonesia. Salah satu yang dibagikan ialah satu galon air zam-zam dan sekardus buah kurma.

Kang Didi dengan penuh suka cita kian mempercepat langkahnya menuju kediaman kekasihnya di DPD Gerindra, Jawa Barat. Saat tiba, mertua dari kekasihnya sedang tidak di tempat. Berbekal nekat dan tekad, akhirnya satu galon air zam-zam dan sekardus kurma diberikan kepada paman dari kekasihnya.

Desas–desus kehadiran Kang Didi di rumah, tentunya memantik ungkapan dari Ayah si perempuan itu. Ayahnya mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi Kang Didi masih mau menjaga silaturahmi.

Namun, Ayah si perempuan itu memohon maaf kepada Kang Didi karena si perempuan tetap dijodohkan dengan lelaki lain.

Bukan tanpa dasar juga, bahwa Ayahnya juga sebelumnya melayangkan surat pencabutan pencalonan bagi Kang Didi.

Rasa gundah gulana menyerang Kang Didi yang masih belum menentukan pilihannya. Sementara, musim pernikahan akan segera digelar serentak di 2018. Khusus di Bumi Pasundan, Jawa Barat, Kang Didi masih dijagokan tapi memang para calon mertua belum menemukan kesepakatan final dengan Kang Didi.

Kang Didi, Kang Didi. Sabar ya menunggu calon mertua yang siap untuk mencalonkan anak terbaiknya di Jawa Barat. Walau sempat ditolak berkali-kali bahkan sudah dilayangkan surat penolakan pencalonan, Kang Didi tetap bersilaturahmi bahkan memberikan oleh – oleh. Akang baik sekali ya.

(Z19)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

PDIP Ketularan Artis

“Lelah bahas politik, mending lihat artis yang sedang akting jadi politikus. Hmmm, apa mereka akan berubah jadi tikus?” PinterPolitik.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...