HomeCelotehJokowi Bungkam Petani Karet

Jokowi Bungkam Petani Karet

Kecil Besar

“Pengalaman guru terbaik, dan bersikap adil itu sangat sulit.” ~Hippocrates


PinterPolitik.com

[dropcap]A[/dropcap]da cerita menarik ketika Presiden Joko Widodo bagi-bagi sertifikat pemanfaatan hutan sosial kepada masyarakat Sumsel di Taman Wisata Alam Punti Kayu, Kota Palembang. Hayooo, kira-kira ada apa tuh?

Jadi gaes, seperti biasa kalau presiden dateng itu rakyat-rakyat kerap berbagi keluh kesah. Nah, kemarin itu, petani-petani karet pada curhat soal harga karet yang sedang turun, yakni Rp6.000 per kilogram. Salah siapa?

Jelas bukan salah Jokowi. Bukan juga salah bunda mengandung. Hanya saja komoditas karet itu komoditas global, jadi harganya sesuai harga internasional. Di negara manapun harganya sama. Kena semua. Jadi, soal harga pemerintah nggak bisa ikut campur.

Jokowi pun mengatakan, sudah satu bulan ini pemerintah melakukan kajian. Sebagai jalan keluar, doi meminta Menteri Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk membeli karet dari petani Indonesia untuk menjadi bahan campuran aspal.

Jokowi menyebut harganya kurang lebih Rp7.500 sampai Rp8.000. Harus disyukuri dulu. Nanti dihitung-hitung lagi, siapa tahu harganya bisa lebih dari itu.

Uwuwuwuw, sangat manis sekali didengar ya gaes? Gimana para petani nggak meleleh? Hihihiw

Bagi Jokowi, kampanye dan menjalankan tugas negara tak ada bedanya. Sama-sama usaha menaikkan elektabilitas. Share on X

Nah, setelah penjelasan presiden yang panjang lebar itu, majulah sosok Bambang, petani karet yang amat mengagumi sosok Jokowi. Apalagi ketika mendengar pemerintah akan membeli karet-karet yang ada di Sumsel. Tapi gaes, baru ngomong beberapa patah kata, omongan Bambang sudah dihentikan oleh Jokowi. Kenapa?

Iya, doi baru bilang, Tahun 2019 ada pemilihan presiden…. Eh rupa-rupanya Jokowi khawatir Bambang akan melakukan kampanye. Sedangkan kapasitas Jokowi kala itu sedang tidak sebagai calon presiden, tapi sebagai presiden. Kalau disentil Bawaslu kan repot.

Baca juga :  Hotel Sultan dan Mesin Uang Soeharto

Tapi, bukannya berhenti, Bambang melanjutkan omongannya dan menegaskan dirinya tidak berkampanye, hanya ingin mengajak masyarakat untuk memilih Jokowi untuk kedua kalinya.

Wkwkwk, menggemaskan sekali ya Pak Bambang satu ini. Pak Presiden sampe kaget loh. Sudah dibilangin jangan kampanye malah disambung. Hadehhh

Terus, udah dilarang lagi, Bambang tetap melanjutkan dan nggak merasa dirinya sedang kampanye padahal emang kampanye. Mendengar omongan Bambang, Jokowi pun kemudian menyudahinya. Dia beralih berdialog dengan petani lainnya.

Haduh, warga seperti Pak Bambang ini bisa bikin jantung dag dig dug. Kalau aku jadi Jokowi, udah aku tempel jari telunjukku ke bibir Pak Bambang sambil berkata, “Sstt, sudah hentikan. Ku tak sanggup lagi mendengar ucapan darimu.” Hehehe. (E36)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

PDIP Ketularan Artis

“Lelah bahas politik, mending lihat artis yang sedang akting jadi politikus. Hmmm, apa mereka akan berubah jadi tikus?” PinterPolitik.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...