HomeCelotehGolkar - Gerindra 'Saling Menjatuhkan'

Golkar – Gerindra ‘Saling Menjatuhkan’

Kecil Besar

“Untuk peringkat kedua, kemungkinan Golkar dan Gerindra. Pemilu 2019 ini akan jadi panggung pertarungan bagi partai besar.” ~ CEO Alvara Research Hasanuddin Ali


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]erhelatan Pemilu 2019 ternyata diprediksi akan menjadi laga bagi partai politik besar. Pasalnya, menurut Alvara Research Center, partai politik besar merajai puncak elektabilitas.

Lalu partai politik mana yang diprediksi akan keluar sebagai partai pemenang Pemilu 2019? Apakah Partai Golkar, PDI Perjuangan, Partai Demokrat, PPP, atau Partai Gerindra.

Ehm, kabar kaburnya sih PDI Perjuangan lagi dan lagi akan menjadi partai pemenang Pemilu. Weiiitss, menang banyak dong kalau begitu caranya.

Ya iyalah, PDI Perjuangan kan udah puasa 10 tahun, masa giliran berkuasa hanya 5 tahun sih. Kalau mau impas ya masih kurang 5 tahun lagi, weleeeh weleeeh. Jokowi harus dipastikan menang di periode kedua?

Selain itu, apa sih yang membuat PDI Perjuangan bisa mempertahankan posisinya? Ehm, tapi ini baru prediksi ya, belum kenyataan, weleeh weleeh.

Tak lain dan tak bukan, salah satu faktor PDIP masih merajai dunia politik karena adanya ketokohan dari PDI Perjuangan diantaranya Megawati Soekarnoputeri dan Presiden Joko Widodo. Kedua tokoh ini, setidaknya menjadi magnet electoral efektif bagi PDI Perjuangan.

Apalagi, PDI Perjuangan kini diuntungkan karena dalam kontestasi Pilpres 2019 nanti akan terjun sebagai petahana yang akan menantang lawan politiknya.

Namun yang menariknya, ada perebutan posisi kedua partai politik pemenang Pemilu 2019. Biarlah PDI Perjuangan memantapkan posisinya karena banyak nilai lebih yang dimilikinya.

Lalu siapakah yang pantas menempati posisi kedua? Usut punya usut, ternyata ada perang gerakan bawah tanah antara Partai Golkar dan Partai Gerindra.

Keduanya memiliki nilai lebih tersendiri, semisal Partai Golkar masih mampu bertahan walaupun pucuk pimpinan sebelumnya terjerat drama korupsi yang memalukan. Ehmm, Partai Golkar masih mampu berdiri tegak, weleeeh weleeh, walaupun malu.

Baca juga :  Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Nah kalau Partai Gerindra, ia masih kuat karena memiliki ketokohan Prabowo Subianto dan masih konsisten ingin merebut kekuasaan.

Dari kelebihan kedua partai ini, ternyata ehhh ternyata, Partai Gerindra menempati posisi kedua sementara Partai Golkar menyusul di posisi ketiga.

Tapi dalam beberapa survei terakhir, kedua partai ini ‘saling sikut’ untuk berebut posisi, weleeeh weleeh. Kalau Partai Gerindra posisi kedua, apakah bisa menolong Prabowo untuk berkuasa di era ini? Ahh syudahhlah.

Yang terpenting Prabowo jangan sampai lengah sedikitpun, karena selisih Partai Gerindra dan Partai Golkar tipis sekali, weleeeh weleeh.

Kalau kata Adolf Hitler, siapapun bisa menangani kemenangan. Hanya yang kuat yang tahan kekalahan.

Nah, diantara Partai Gerindra dan Partai Golkar, siapa yang tahan beradu dan siap untuk kalah? Weleeh weleeh. (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...