HomeCelotehAkhirnya, Fahri Pun Baper

Akhirnya, Fahri Pun Baper

Kecil Besar

“Drama adalah komplikasi. Drama membuat kalian egois, berpikir kepentingan pribadi kalianlah yang paling penting.” ~ Dee Lestari


PinterPolitik.com

[dropcap]F[/dropcap]ahri Hamzah, Wakil Ketua DPR RI pernah mengatakan bahwa ketika menjadi politikus tak boleh memiliki sifat baper alias bawa perasaan dalam setiap aktivitas politik.

Artinya, semisal dikritik sedikit langsung baper, weleeeeh weleeeeh. Ga ada jiwa petarung banget kalau politikus dikit-dikit baper.

Fahri beralasan, para politikus itu harus terbuka dalam menerima kritik sehingga akan sehatlah kehidupan demokrasi Indonesia.

Kalau para politikus anti kritik, bahkan dicaci sedikit marah atau melaporkan ke polisi, hmmm artinya kita belum mampu dan sanggup menjadi bangsa yang saling berbagi ekspresi dan pendapat.

Apalagi di zaman now, kritik bukan hanya datang dari parlemen jalanan seperti demonstrasi, tapi jempol – jempol masyarakat sekarang justru lebih tajam dari lidah nyinyir tetangga, weleeeeh weleeeeh. Wajar, namanya juga Warganet wkwkwk.

Tapi, kok tiba-tiba Fahri yang awalnya bilang jadi politikus itu jangan baperan, ia malah mengumbar sendiri kebaperannya di media sosial.

Hmmm, kemaren bilang jangan baperan, eh sendirinya malah baperan. Ah syudah lah, politikus susah dipegang omongannya weleeeeh weleeeeh.

Emang apa sih yang akhirnya membuat Fahri jadi baper, pasti ada suatu kejadian yang membuat hatinya terketuk? Hmmm.

Awalnya, banyak partai politik yang ingin meminang Fahri agar dapat bergabung, lebih dari satu partai politik malah. Weleeeeh weleeeh, laku juga niyeeee.

Tapi, karena tak punya bakat jadi kutu lompat, Fahri menolak halus pinangan partai politik itu. Fahri masih ingin berjuang bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Weleeeeh weleeeeh, ternyata yang bisa membuat Fahri baper itu adalah rasa kesetiaannya pada PKS.

Baca juga :  Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Hmmm, pantesan jadi tiba-tiba baper begitu. Walaupun sempat dipecat PKS dan berupaya dilengserkan dari kursi pimpinan DPR, Fahri tetap ingin berjuang bersama PKS, partai yang telah diikutinya lebih dari satu dekade.

Jangan baper lagi dong, weleeeeeh weleeeeeh. Nanti justru diledekin lho, baper gini itu biar PKS luluh dan izinkan Fahri nyalon di 2019 ya? Ahahahay, ini komentar spesialis nyinyir ala Warganet, weleeeeh weleeeeh. (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...