HomeNalar Politik

Nalar Politik

Inul, Naykilla, dan Kebangkitan ‘Centil-isme’

Dari gaya dan goyang yang dulu dicekal, "centil" kini jadi identitas yang dirayakan. Apa yang sebenarnya sedang naik?

Rame “Ke-trigger” PDIP, PAN Chill

PAL-PINDAD-PTDI: Trinitas Industrialisasi RI?

The One-Man Band

spot_imgspot_img

Didit Hediprasetyo, the Designer ‘Prince’?

Bagi Didit Hediprasetyo, kecakapannya di dunia estetika bukanlah batasan. Kemampuannya justru menembus batas-batas, termasuk batas politik.

Anies dan Ramalan Suram Parpol Islam?

Wacana koalisi besar parpol Islam nonparlemen oleh elite PPP menguak realita kontemporer mengenai frasa “hidup segan mati tak mau”. Dengan pengecualian case PKS yang masih eksis, diskursus masa depan koalisi itu kian menarik dengan variabel sosok Anies Baswedan dalam skenario 2029 kelak. Mengapa demikian?

Megawati dan Kunci Stabilitas Politik Indonesia

Megawati akhirnya tampil satu panggung dengan Prabowo dan Gibran di peringatan Hari Lahir Pancasila 2025 — sebuah momen langka yang tak bisa dianggap remeh. Apakah ini pertanda awal dari stabilitas politik baru di Indonesia?

Kisah Catatan Akhir Sri Mulyani?

Sri Mulyani seolah bagai legenda hidup yang tak tergoyahkan di posisi Menteri Keuangan RI. Namun, suatu saat, suksesi pasti terjadi dan gelagat untuk tetap tangguh dengan atau tanpa Sri Mulyani kiranya sedang diupayakan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Benarkah demikian?

Era Kejaksaan Agung yang Agung?

Kejaksaan Agung di era Presiden Prabowo Subianto tampak menjadi ujung tombak pemberantasa korupsi kelas kakap yang secara total merugikan negara hingga beberapa digit triliun rupiah. Lantas, dengan diiringi penguatan kelembagaan, baik secara regulasi dan struktural, mengapa Kejagung? Serta apa yang dapat dimaknai bagi masa depan penegakan hukum di Indonesia?
spot_img

Latest

Rame “Ke-trigger” PDIP, PAN Chill

Diesel yang Padam, Neraca yang Menyala

The One-Man Band

More Stories