HomeCelotehYenny Wahid Pengagum Jokowi

Yenny Wahid Pengagum Jokowi

Kecil Besar

“Setetes kejujuran menangkap lebih banyak lalat daripada segalon lem.” ~Abraham Lincoln


PinterPolitik.com

[dropcap]H[/dropcap]ari ini, Yenny bersama Joko Widodo menghadiri deklarasi ulama se-Madura di Bangkalan. Ulama yang datang nggak main-main, ada 5.000 gaes. Mereka berasal dari berbagai daerah seperti Sampang, Pamekasan, Sumenep, dan Bangkalan. Semua berkumpul di Gedung Serba Guna Rato Ebuh.

Para ulama-ulama ini ternyata berkumpul untuk mendeklarasikan dukungannya untuk Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019. Karena apa? Karena menggratiskan Tol Suramadu dan memilih Ma’ruf Amin sebagai calon wakil presiden. Wadaww, tenyata kebijakan tersebut sakti juga ya. Mantap.

Dalam acara tersebut, puji-pujian uwuwuwuw dilontarkan oleh Putri kedua mantan Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid kepada calon presiden nomor urut 01 Jokowi. Pujian tersebut terkait dengan kinerja Jokowi selama menjabat presiden RI dalam empat tahun belakangan.

Menurut Yenny, Jokowi adalah sosok pemimpin yang strong alias kuat. Padahal badannya kurus begitu, tapi kalau soal mental Yenny acungkan jempol.

Yenny pun mencotohkan, selama ini Jokowi kerap dihujani dengan berbagai isu, antek asing dan aseng. Tapi tetap teguh. Yenny juga melihat keberanian Jokowi ketika mengunjungi Kepulauan Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Padahal saat itu China ingin menambah klaim beberapa wilayah tambahan 2016 silam.

Negara lain biasanya memilih mengirim lawyer ke pengadilan. Tapi Jokowi nggak. Dia bermaklumat bahwa Indonesia adalah negara berdaulat. Dia melintasi kepulauan Natuna dengan menaiki kapal perang. Kalau begini, kenapa masih bilang dikuasai asing dan aseng? Dia itu berani loh…

Siapa yang bilang Jokowi antek asing? Coba ngobrol dulu sama Mbak Yenny Wahid... Share on X

Nggak cuma sampe di situ, Yenny juga mengagumi sifat Jokowi yang terlihat dekat dengan masyarakat. Buktinya Jokowi mau berjibaku membangun banyak infrastruktur karena begitu memikirkan kesejahteraan rakyat Indonesia. Beragam bangunan seperti jembatan, posyandu, hingga jalan baru dibangun agar masyarakat bisa mendapatkan manfaat ekonomi.

Baca juga :  Jersey Oranje Pengubur Luka Sejarah?

Hmmm, ya demi kesejahteraan dan demi dipilih lagi ya Mbak Yenny? Soalnya kalau semata-mata demi rakyat kan harusnya nggak perlu ngejar target pembangunan sebegitu kerasnya sampai terus-terusan nambah utang negara ketika nilai tukar rupiah jatuh. Hehehe.

Menurut Yenny, Jokowi telah cukup menunjukkan kerja nyatanya untuk Indonesia. Bukan sekadar retorika semata.

Yenny mengatakan, pemimpin yang kuat bukan karena bisa berbicara dengan berapi-api, tapi bagaimana dia bisa memastikan negara tidak akan hancur 30 tahun lagi. Pemimpin seperti itu, yang menurut Yenny mesti kita cari.

Oke deh, tapi kayaknya pemimpin juga kayaknya  harus tetap pintar beretorika sih, biar komunikasinya bisa tersampaikan dengan baik ke masyarakat.  Tapi ya, itu kan pilihan Mbak Yenny sih. (E36)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...