HomeCelotehWali Kota Depok 'Biduan Lampu Merah'

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

Kecil Besar

“Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, ” – Butet Kertaredjasa


PinterPolitik.com 

M

ungkin agak terlalu sulit menemukan pelawak yang bisa membuat gelak tawa lepas, ngakak, heleeehhhh

Salah satu pelawak andalan ialah para politisi yang seringkali membuat masyarakat terkocok perutnya karena tingkah laku yang konyol dan jenaka, weleeeh weleeeeh.

Sebenernya kasian para politisi, mereka bukan hanya digaji untuk membela kepentingan rakyat dan menjadi pelayan, tapi mereka juga dibebankan untuk menciptakan gelak tawa.
Kasian juga ya tugasnya banyak, weleeeeh weleeeh, kan mereka juga manusia, jangan dikasih beban tugas yang berat-berat laaah, heleeeeehhh.

Tapi para politisi tak kuasa menahan derasnya desakan publik agar mereka bisa tertawa, tapi terkadang politisi terbatas guyonannya dan mungkin juga sudah kehabisan stock ledekan, weiittsss, jangan salah, diamnya politisi juga bisa bikin kita ngakak.

Contohnya aja nih, politisi lagi diem melongo saat rapat sangat membuat kita tertawa, hehehehe, kasian banget beban pikirannya banyak sampe jadi puasa bicara gitu, hahahhaa.
Tapi selain diamnya politisi itu sangat menggemaskan, nih ada juga yang menghebohkan jagat perguyonan tanah air. Yaaappsss, betul sekali, Wali Kota Depok Idris yang kini nyambi jadi ‘biduan’ di lampu merah.

Weeeeiitss, ini saking sulitnya hidup atau memang saking totalitasnya ingin menghibur masyarakat, heleeeeehhhh, dua-duanya sih kayanya, karena terlihat dari ketulusan setiap bait yang didendangkan, weleeeh weleeeeh.

Suara nan merdu dilantunkan, walau memang kebisingan kota dan lalu lintas yang sesak, tapi kita harus hargai usaha Wali Kota Depok bekerja melampaui tugasnya sebagai Wali Kota, yakni sebagai penghibur lampu merah, weleeeh weleeeeh.
Profesi apapun sah-sah saja dilakoni politisi, apalagi hanya sidejob, sungguh apresiasi setinggi-tingginya agar ia bisa memaksimalkan perannya menyenangkan masyarakat.

Heleeeehhhh, tapi kocak sih nyanyian Wali Kota yang satu ini, ia seperti ngajarin ikan berenang, pengguna jalan juga tau kalau lampu merah berhenti, lampu kuning hati – hati, lampu hijau jalan lagi.

Bentarrrrr, kok gue hafal sih, ohhhh tidakkkk, hahahahha. Tapi sebenernya bukan itu poinnya, tapi Wali Kota ingin dirinya ditertawakan masyarakat dan akhirnya bisa terhibur disaat jalanan Depok yang muaaaacetttttt, syekaliiiiiiihhhhh.

Gapapalah, jangan ditolak kebijakan kaya gini, lumayan buat jadi bahan candaan kita, kalo Wali Kotanya lempeng-lempeng aja dia gagal jadi penghibur dan pelayan masyarakat.

Heleeeehhh, Pak Wali Kota, adakah produser yang mau meminang untuk bikin album hits di bumi ini? Weleeeh weleeeeh, kalo gak ada, nanti kita carikan, heleeeehhh. (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Menkominfo “Membunuh” Online Shop?

“Bagi rakyat, politik bukan urusan koalisi atau oposisi, tetapi bagaimana kebijakan publik mengubah hidup sehari-hari”. – Najwa Shihab Pinterpolitik.com Dampak demonstrasi dan kericuhan 21-22 Mei...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

More Stories

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...

Fahri Hamzah Si ‘Pinkyboy’

"Yang dibutuhkan negara ini adalah para politisi yang menganggu, " -  Angela Davis PinterPolitik.com Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah selalu menjadi pusaran perhatian, pasalnya...