HomeCelotehVonis ‘Cetek’ Setya Novanto

Vonis ‘Cetek’ Setya Novanto

Kecil Besar

“Menjatuhkan pidana penjara 15 tahun dan denda Rp 500 juta,” ujar Ketua Majelis Hakim, Yanto


PinterPolitik.com

[dropcap]K[/dropcap]isah Setya Novanto sudah menemui akhir cerita yang memilukan. Sekian lama bergulat dengan drama dan dagelan ala Papa Setnov.

Akhirnya semua kisah berakhir yang ditandai dengan ketukan palu Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Tok, tok, tok! Dijatuhi hukuman pidana selama 15 tahun penjara, hmmm.

Dulu, Setya Novanto terasa begitu amat licinnya sehingga penegak hukum agak kesusahan untuk menjebloskan Setya Novanto ke dalam jeruji besi.

Semisal saja, dalam kasus Papa minta saham, akhirnya Setya Novanto lolos dan tak terjerat apapun. Tinjauan pidana dan etik pun bukan menjadi taring hukum yang menyakitkan bagi Setya Novanto.

Tapi sepandai – pandai tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Makanya akan tiba masanya Setya Novanto mendekam di jeruji besi mempertanggungjawabkan perbuatannya yang menyengsarakan masyarakat Indonesia hanya untuk kepentingan pribadinya saja.

Makanya, tapi kalau diingat – ingat, sempat ada tontonan drama yang seru saat sebelum masa penangkapan, adanya drama bakpau dan tabrakan tiang listrik yang dilakoni langsung oleh Setya Novanto dan dibantu oleh beberapa peran tambahan yang sukses menjadi sorotan banyak pihak. Weleeeh weleeeh, fenomenal.

Tak hanya berhenti di situ, sampai ke persidangan pun masih saja ada drama yang dilakonkan dengan banyak adegan. Hmmm, mungkin salah satunya saat Setya Novanto ditanya Hakim tentang data diri, ia hanya bisa diam dan tertidur saja, hadeuuuhhh.

Tapi kini Setya Novanto sudah dijatuhi vonis 15 tahun penjara dan membayar uang pengganti, weleeeh weleeeh. Sudahkah masyarakat plong karena koruptor KTP-el sudah dipenjarakan?

Puas sih puas, tapi ternyata Setya Novanto dipenghujung kisahnya masih saja terbukti licin. Nah loh, licin kenapa emang? Bukannya udahan kisahnya, kok diakhir masih sempet – sempetnya aja.

Baca juga :  Jika Ahok jadi Ketua KPK

Hmmm, ternyata licinnya Setya Novanto itu diihat dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama 16 tahun penjara, tapi akhirnya hakim hanya memvonis 15 tahun penjara.

Lebih ringan daripada tuntutan jaksa dong kalau begitu? Hmmm, mungkinkah ini alasan Setya Novanto masih licin? Lumayan setahun lebih ringan, weleeeh weleeh.

Kalau kata Najwa Shihab, semoga aja hukuman berapa lamapun bisa membuat Setya Novanto menyesal dan sadar, bukan malah kembali melanggar. (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Giring Ingin Balik Nyanyi Lagi?

Video Ketum PSI Giring Ganesha nyanyikan lagu Nidji tersebar di media sosial. Apakah Giring ingin balik nyanyi lagi dan lupakan politik?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...