HomeCelotehUang Jajan RT-RW Naik

Uang Jajan RT-RW Naik

Mau tahu ga jabatan apa yang jarang diperebutkan? Politikus juga kayanya ga tertarik kalo ngejabat di jabatan ini.


PinterPolitik.com

[dropcap]J[/dropcap]abatan ini sering dikuasai orang tertentu dalam beberapa periode lamanya. Hmm, bisa menimbulkan dinasti kepemimpinan. Hufffttt.

Kalau secara demokrasi, pasti ujung-ujungnya warga akan saling dorong. Emang kenapa sih? Kan tugasnya mulia.

Tugasnya berat karena harus menjadi pemimpin di tengah masyarakat.

Anehnya, warga jarang memperebutkan jabatan ini, karena terkesan tak mendapat pemasukan. Atau kata orang Betawi mah kagak ada duitnyeee hehehe. Hmmm pantesan kalo begitu, duitnya kagak ada.

Makanya, biasanya jabatan ini dipegang sama orang-orang yang sukarela aja. Kalau orientasinya udah duit dan duit sih udah ga akan tahan pegang jabatan ini.

Tapi ada juga orang-orang yang justru ngeduitin pas megang jabatan ini. Hadeuh gimana ini jadinya kalo segala sesuatunya diduitin. Makin kering dah dompet.

Nama jabatannya apa hayoooo?

- Advertisement -

Ia adalah Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW). Kalo di sinetron sih RT sama RW ini dapet kebanggan tersendiri, tapi kalo di dunia nyata mah hmmmm pengabdian tanpa tanda jasa.

Buat Pak RT dan RW di Jegardah sih bisa nyengir – nyengir nih. Kenapa coba? Bukan ngeliatin gigi sampe kering. Ya engga lah. Emangnya mau jadi bintang iklan pasta gigi, ga akan laku itu produk hehehe.

Para Ketua RT sama RW bisa nyengirnya barengan ya karena gajinya naik. Asik asik bisa ngajak si entong jalan-jalan ke Emollllll. Beli baju baru sama sepatu baru ya tong. Hahahay. Weeeeleeeh weleeeh abis sehari dah tuh gaji wkwkwk.

Baca juga :  Di-Back Up SBY-JK-Paloh, Anies Pede?

Tahun kemaren di Jakarta gaji RT itu Rp 1,5 juta, kalo RW itu Rp 2 juta. Nah sekarang masing-masing naik gope. Lumayan daaah buat nyenengin bocah yaa. Beliin sendal ke atau apaan ke biar pada seneng si entong. Hehehe. (Z19)

spot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Airlangga ”Dijepit” JK dan PKS?

“Pak JK selalu dikaitkan, endorse Anies, kenapa nggak berat ke AH. Kalau kemudian Pak JK dikaitkan dengan endorse AH itu tidak lepas dari upaya upaya mencarikan...

Misteri Nomor Urut Tiga PDIP

“Jadi dari pihak PDIP, mengusulkan yang namanya tanda gambar itu, nomor itu sebenarnya saya katakan kepada Bapak Presiden dan Ketua KPU dan Bawaslu bahwa...

Dewan Kolonel, Gimmick Duet Puan-Prabowo?

“Pokoknya, Dewan Kolonel ini adalah satu-satunya dengan tujuan mendukung Mbak Puan di 2024. Itu sekali lagi, tentu kami masih menunggu keputusan Bu Megawati siapa...

Ketika Anies Jadi Cover Boy

Baru-baru ini, warga Kota Malang, Jawa Timur, diramaikan oleh kemunculan tabloid-tabloid bergambarkan muka Anies. Anies sukses jadi cover boy?

Mengapa Mahfud Kebut UU PDP?

Setelah ramai serangan Bjorka pada pejabat, Mahfud MD berjanji agar UU Perlindungan Data Pribadi (PDP) segera disahkan oleh DPR.

Jokowi, Anies, dan Politik Penghargaan

Anies Baswedan mendapatkan penghargaan Lee Kuan Yew Exchange Fellow dari Singapura. Sementara, Jokowi dapat Global Citizen Awards di AS.

Polemik Kuntadhi, Ganjar Cuci Tangan?

“Saya kenal Pak Ganjar. Tapi kayaknya Pak Ganjar, ya nggak kenal saya secara pribadi,” – Eko Kuntadhi, Pegiat media sosial PinterPolitik.com Eko Kuntadhi – pegiat media...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...