HomeCelotehTiga Parpol dalam Bahaya

Tiga Parpol dalam Bahaya

Kecil Besar

“Sebiru-birunya langit, tak ada yang lebih biru dari menerima rasa sakit. Semerah-merahnya darah, tak ada yang lebih merah dari menahan segala amarah.”


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]erjalanan kasus megakorupsi KTP-el terus bergulir di persidangan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Drama terus dipertontonkan untuk mencari-cari argumentasi hukum yang dapat menyelimuti para pelakunya.

Megakorupsi ini banyak menyeret sejumlah nama politikus yang masyhur di negeri ini serta keterlibatan berbagai pihak yang saling berkaitan, diantaranya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), beberapa Partai Politik, dan Anggota DPR.

Saat ini, pejabat Kemendagri sudah dijerat dan anggota DPR pun sudah banyak yang ditangkap. Sementara, untuk indikasi keterlibatan partai politik dalam kasus megakorupsi KTP-el masih belum mencuat ke permukaan.

Tentunya bila dicermati dalam berbagai sidang, ada kode dan simbol yang mengarahkan pada gambaran nyata partai politik mana yang terlibat kasus KTP-el. Weleeeh weleeeh sudah terbaca nih, ggggrrrrr.

Warna merah, kuning, dan biru. Simbol dan makna tiga warna itu mengisyaratkan sebuah perjalanan kasus megakorupsi KTP-el atas adanya campur tangan partai politik.

Jadi partai politik jangan sok-sok cuci tangan deh, tenang saja, nanti juga kebagian satu episode khusus mengenai keterlibatan tiga partai politik di kasus KTP-el. Hmmmm, asal sabar menunggu saja ya, weleeeh weleeeeh.

Apa hubungannya antara warna-warna itu dengan kasus megakorupsi KTP-el? Hmmm. Sering loh diungkit dalam beberapa persidangan.

Ternyata makna warna itu kembali dikatakan dalam kesaksian mantan Country Manager HP Enterprise Services, Charles Sutanto Ekapradja, ketika sidang dengan tersangka Setya Novanto.

Namanya juga keterangan saksi, tentu akan menjadi petunjuk bagi hakim dalam memetakan konstruksi perkara. Dan itu artinya, ada keterlibatan tiga partai politik yang identik dengan tiga warna tersebut di korupsi ini. Tapi jangan kebakaran jenggot dulu ya, tahaaaaan sebentar ya, weleeeeh weleeeeeh.

Santai saja. Siapkan dulu aja apinya, baru deh siap-siap bakar jenggotnya, weleeeeh weleeeeeh.

Tentunya tiga warna alias tiga partai politik ini memiliki kiprah yang sangat strategis dalam pembuatan kebijakan.

Apalagi rekam jejak tiga partai ini pernah menjadi penguasa. Jadi kekuatan tiga partai itu sangat besar.

Ah, tetep aja kalaupun parpol mau sekuat apa, tapi saat terbukti bersalah di depan hukum tentu akan ciut dan lesu juga kan?

Contohnya seperti si tersangka KTP-el yang sekarang nih, dulunya sakti mandraguna, eh eh eh sekarang lesu tiada daya, weleeeeeh weleeeeh. (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

PDIP Ketularan Artis

“Lelah bahas politik, mending lihat artis yang sedang akting jadi politikus. Hmmm, apa mereka akan berubah jadi tikus?” PinterPolitik.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...