HomeCelotehSumbangan Kampanye Jokowi-Prabowo

Sumbangan Kampanye Jokowi-Prabowo

Kecil Besar

“Berikan saja barang yang Anda punya. Buat orang lain, hal ini kadang lebih berfaedah, ketimbang terus menerima sumbangan pikiran.” ~Henry Wadsworth Longfellow


PinterPolitik.com

[dropcap]A[/dropcap]mbang batas waktu penyerahan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) Pemilu 2019 telah ditutup. Kedua pasangan calon pun juga telah selesai menyerahkan LPSDK kepada KPU. Alhamdulillah ya, dengan begitu berarti tak akan ada lagi yang takut dimintain sumbangan dong ya? Kan udah selesai. Eeehhh

Nah, LPSDK kan sudah diserahkan semua nih. Sekarang waktunya buka-bukaan perolehan dana sumbangan dari kedua kubu.

Mana yang paling banyak dapat sumbangan yaa? Share on X

Tak disangka-sangka, dilalah yang dapat paling banyak sumbangan itu adalah pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yakni sebanyak Rp 54.050.911.562. Sedangkan paslon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin mendapatkan sumbangan dana sebanyak Rp 44.086.176.801.

Hmmm, kalau dipikir-pikir beda hasil sumbangannya lumayan banyak ya gaes? Hampir 10 M loh. Luar biasa. Perlu kita beri tepuk tangan? Yuk mari dipersilakan. Hehehe.

Dari data yang diberikan KPU, tercatat total dana TKN Jokowi-Ma’ruf Amin sebesar Rp55,9 miliar, sementara BPN Prabowo-Sandiaga Rp 54 miliar. Kenapa tetap lebih banyak TKN? Lah wong dana awal kampanyenya banyakan TKN.

Waktu itu, TKN melaporkan dana awal kampanye di angka Rp 11,9 miliar, sedangkan BPN mencantumkan angka Rp 2 miliar. Huwaaa, padahal dulu melihat angka ini berasa kasihan banget sama paslon nomor urut 02. Dikit banget gitu loh. Apalagi mereka suka curcol soal kekurangan dana kampanye kan? Bikin makin terenyuh deh hatiku. Hihihihi.

Bendahara TKN Jokowi-Ma’ruf, Sakti Wahyu Trenggono mengatakan tambahan dana berasal dari sumbangan paslon, parpol, perorangan, kelompok, dan badan usaha. Kalau BPN dari mana?

Baca juga :  Prabowo dan Ancaman Stochastic Parrot

Nah ini menariknya. Bendahara Umum BPN Thomas Djiwandono mengatakan 70 persen dari total dana kampanye itu berasal dari Sandiaga. Sementara itu, Prabowo menyumbang sekitar 30 persen dari total Rp 54 miliar dana kampanye.

Weleh-weleh, jadi dananya beneran cuma dari kedua calon nih? Partai politik pengusung beneran nggak nyumbang dana? Oh em ji, benar-benar luar biasa ya.

Nggak apa-apa, jangan sedih. Uang bisa dicari, tapi pengalaman habis uang banyak untuk nyapres itu yang berharga. Semoga ada hikmahnya. Hehehe. (E36)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Menkominfo “Membunuh” Online Shop?

“Bagi rakyat, politik bukan urusan koalisi atau oposisi, tetapi bagaimana kebijakan publik mengubah hidup sehari-hari”. – Najwa Shihab Pinterpolitik.com Dampak demonstrasi dan kericuhan 21-22 Mei...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Kivlan Zen Menantang SBY?

“Ketahui seperti apa dirimu sendiri dan kamu akan memenangkan segala situasi” . – Sun Tzu PinterPolitik.com Gengs, sebagai masyarakat biasa nih, kalian kaget nggak secara tiba-tiba...

Menteri Cantik Jokowi, Siapa Dilirik?

Presiden Joko “Jokowi” Widodo dan kubu politiknya sempat mengungkapkan keinginannya untuk mencari menteri yang berusia muda dan cantik. Keinginan tersebut bisa saja berkaitan dengan...

PKS Baper Makin Dikorbankan Gerindra

“Satu-satu, daun-daun, berguguran tinggalkan tangkainya. Satu-satu, burung kecil beterbangan tinggalkan sarangnya.” – Lagu Andaikan Aku Punya Sayap PinterPolitik.com Perlahan-lahan partai Koalisi Adil Makmur mulai berguguran meninggalkan...

Capim KPK Seperti ‘Kucing Kurap’?

“Bukan masalah apakah kucing itu hitam atau putih, selama dia bisa menangkap tikus,” –  Deng Xiaoping PinterPolitik.com Kursi panas Pimpinan KPK masih diperebutkan, bahkan kini sudah...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...