HomeCelotehSetnov Sudah Terbiasa Sendiri

Setnov Sudah Terbiasa Sendiri

Kecil Besar

“Definisi kesepian yang sebenarnya adalah hidup tanpa tanggung jawab sosial.” ~ Goenawan Mohamad


PinterPolitik.com

[dropcap]S[/dropcap]idang kasus dugaan korupsi KTP-el masih bergulir dengan tersangka mantan Ketua DPR sekaligus mantan Ketua Partai Golkar, Setya Novanto.

Namun, ada yang nampak berbeda dengan potret beberapa waktu yang lalu.

Yang jelas sih bukan tentang drama Papa Setnov antara bakpau dan tiang listrik yang kini tak lagi seru, tapi kini mantan penguasa parlemen dan Partai Beringin itu meratapi kesedihannya sendirian, kolega sudah tak lagi terlihat menemani.

Ada yang bilang memang kedudukan dan status sosial dapat memudahkan kita menjadi magnet bagi orang lain untuk berkawan, weleeeeeh weleeeeh. Masa koleganya begitu sih, muncul hanya saat butuh atau menguntungkan saja, hadeeeeuuuh.

Hmmm, pantesan salah satu kolega Setya Novanto yang kerap rajin menemani kini menghilang. Bosan kali ya? Atau memang punya urusan yang lebih penting yang lain.

Hmmm, ternyata eh ternyata, Idrus Marham yang dikategorikan sebagai kolega rajin pun kini sedang dininabobokan oleh jabatan Menteri Sosial, weleeeeh weleeeeh.

Lagi asik – asiknya tuh, jangan dulu diganggu ya, wkwkwk.

Awalnya kolega Setya Novanto memberikan dukungan moril yang ditandai dengan munculnya mereka dalam berbagai kesempatan. Namun, kini nasibnya sudah berbeda. Kesendirian memberikan arti lebih bagi Setya Novanto, siapakah kawan sebenarnya Setya Novanto?


Masih terekam betul dalam ingatan, saat Setya Novanto dirawat di rumah sakit dan berbagai kesempatan lain, para kolega ini menjenguk dan menemui.

Kini? Papa Setnov lebih asyik menyendiri karena para kolega Setya Novanto pergi dan menghilang.

Kalau misalkan Setya Novanto berjaya lagi, para kolega pada merapat lagi ga ya? Tapi kayaknya sih memang kalau dunia politik begini kali ya? Berkawan saat sukses dan bermegah-megahan, tinggalkan kawan saat susah dan dirundung kepiluan, weleeeeeh weleeeeh.

Mungkin benar rasanya tak akan ada persahabatan abadi di dunia politik. Percaya tak percaya. (Z19)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Ada Apa Dengan Fredrich?

Setelah ditangkap KPK atas tuduhan menghalangan penyidikan, Fredrich Yunadi ternyata belum kapok. Ia berkoar sana sini, bahkan sampai mengajak boikot KPK segala. Ada apa...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...