HomeCelotehSetnov – Fredrich ‘Reunian’ di Penjara?

Setnov – Fredrich ‘Reunian’ di Penjara?

Kecil Besar

“Sebab sepanjang kita berjalan, menghindar, berpura-pura tidak mengetahui atau apapun itu, kita akan tetap akan bertemu apa yang ditakdirkan untuk bertemu.” ~ Aldani Putri


PinterPolitik.com

[dropcap]D[/dropcap]ahulu keduanya sangat romantis, saling bekerjasama antara satu sama lain. Tujuannya hanya satu, agar Setya Novanto tak dijebloskan ke penjara.

Segala upaya hukum dan gimmick dipertontonkan kepada publik. Skenario keduanya akhirnya tak ampuh. Setya Novanto mau tak mau harus tidur tak nyaman di penjara.

Namun, seiring berjalannya waktu, Fredrich akhirnya tak meneruskan bantuan hukum bagi Setya Novanto. Dengan kata lain, Fredrich tak bisa setia kepada Setya Novanto. Weleeeeh weleeeh.

Tapi, catatan kenangan diantara keduanya masih terekam dalam ingatan publik. Bakpau dan tiang listrik menjadi saksi bisu, buah karya tragedi keduanya. Nah looooh

Sayangnya, kenangan diantara keduanya tak hanya terpelihara dalam ingatan, tapi juga jadi bom waktu yang akan meledak. Mengantarkan Fredrich dan Setnov menuju penjara secara bersama.

Cieeee, Fredrich tak mampu jauh dari Setnov ya? Saking ingin selalu bersama, jadi mau nyusulin ke penjara juga? Kan udah bukan pengacara Setnov? Mau ngapain coba, kok mau-maunya nyusul ke penjara sih?

Eeeettttt, bukan begitu. Tapi bom waktu ternyata segera meledak…

Kenangan antara Setnov dan Fredrich inilah yang mengantarkan keduanya untuk saling berjumpa lagi di penjara. Cieeee jadi reunian bakpau atau tiang listrik dong, weleeh weleeeh.

Setidaknya, ada hikmah untuk keduanya untuk saling jumpa muka dan bertatapan wajah. Kan ga ada yang namanya mantan teman, jadi berhubung dulu pernah berjuang bareng, ya wajar aja kalau sekarang menikmati hukumannya juga bareng, weleeeh weleeeh.

Kena satu, kena semuanya. Hufffttt. Tapi ada yang berbeda dengan keduanya di masa lalu dan masa sekarang.

Dahulu, Setnov dan Fredrich saling bahu membahu, gotong royong mensukseskan tujuan mereka.

Tapi, keduanya kini tak mampu mengucapkan apapun, saling diam dan mendiamkan diri. Walaupun keduanya berada di Rutan KPK.

Mungkin adagium ‘jarak terjauh’ dari seorang pujangga sedang menjadi momok bagi keduanya. Apa arti dari ‘jarak terjauh’?

“Ketika saling bertemu namun tiada kata yang terucap”

Weleeeeh weleeeeeh. (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Gatot Ke INTI, Persiapan Pilpres?

Minggu lalu, Panglima TNI Gatot Nurmantyo melakukan silaturahmi dengan para Pengusaha Indonesia Tionghoa (INTI). Gatot siap Pilpres? PinterPolitik.com “Politik adalah seni kelihaian dalam mendapatkan suara dari...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...