HomeCelotehSandiaga ‘Haus’ Penghargaan?

Sandiaga ‘Haus’ Penghargaan?

Kecil Besar

“Sanjungan adalah cara paling buruk dan paling palsu untuk menunjukkan sebuah penghargaan.”


PinterPolitik.com

[dropcap]S[/dropcap]andiaga Salahudin Uno, Wakil Gubernur DKI Jakarta bekerja sampai larut malam dan bersusah payah hanya untuk mendapatkan penghargaan.

Sebegitu hauskah dengan penghargaan? Weleeeeh weleeeh.

Memang apa pentingnya sih penghargaan bagi pemimpin? Agar bisa dipilih kembali atau yang penting ada alasan saat warga menanyakan ‘sudah kerja apa?’ Saat menjadi pemimpin tak sesederhana itu. Wadezigggg.

Lalu, apa yang hendak dicari oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebenarnya? Apa pentingnya predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)?

WTP itu bukan pengejaran ambisi untuk mendapatkan capaian tertinggi, tapi memang standar yang harus dimiliki kepala daerah dalam mengelola daerahnya memang harus seperti itu.

Jangan seperti layaknya anak SMA yang besok akan Ujian Nasional, malamnya baru sibuk membaca agar bisa tampil maksimal. Weleeeeh weleeeeh.

Pemprov DKI itu miniatur Indonesia yang memang harus punya standar, jadi tak perlu seolah-olah mengejar hadiah yang diperlombakan.

Weleeeeh weleeeh. Lalu buat apa ada WTP, WDP, dan lainnya? Hanya untuk kategorisasi saja bagaimana pengelolaan sebuah daerah semata?

Terus kalau sekarang pakai sistem kebut semalam memangnya bisa? Ya tentu tidak lah. Karena sistem pengelolaan merupakan tindakan yang simultan, tak bisa mendadak.

Kalau gitu sih nantinya hanya tambal sulam saja, yang penting bisa dapet WTP dengan menghalalkan segala cara. Apa mau begitu? Weleeeeh weleeeh

Tujuan Pemprov DKI itu harusnya bukan haus dengan predikat opini WTP dulu. Tapi seluruh sistem dikelola dengan baik, maka saat dibuat laporan WTP adalah konsekuensi logis yang diterima DKI Jakarta.

Lah ini, malah sibuk sendiri benahi demi WTP. Ayolah, jangan terus bercanda dengan persoalan mengelola daerah. Kalau sekarang ada masalah pengelolaan aset sampai Rp 421 triliun yang berantakan, ya benahi.

Baca juga :  Adu Nasib Rusdi-Sandi

Bukan hanya aset, aspek lainnya pun yang mencakup pengelolaan daerah harus dibenahi. Ingat, jangan WTP-nya dulu yang dikejar, tapi kewajaran dan profesionalisme dalam mengelola daerah yang diprioritaskan.

Haus bisa dilepas dengan air minum, tapi kalau haus penghargaan? Lepas jabatan? Weleeh weleeh (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...