HomeCelotehRelawan Anies Antri 'Minta Jatah'

Relawan Anies Antri ‘Minta Jatah’

“Rene mengikuti proses seleksi (Komisaris Utama Ancol) secara terbuka dan juga panitia seleksinya memang kita berikan kesempatan untuk independen.” ~ Sandiaga S. Uno


PinterPolitik.com

[dropcap]K[/dropcap]ontestasi politik dalam memenangkan salah satu calon kandidat, kendatinya pasti dibantu oleh tokoh – tokoh dan relawan yang menjadi kreator pemenangan.

Makanya tak aneh kalau sebagai ucapan terimakasih karena sudah menang, para tokoh yang berada dibalik layar itu nantinya akan diposisikan sebagai Komisaris, Direktur, atau jabatan strategis lainnya.

Hal itu juga sangat mungkin terjadi pada kemenangan yang mengantarkan Anies Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno, menuju singgasana Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Relawan bersusah payah mengkampanyekan Anies – Sandi hingga kemenangan bisa direbut. Tapi apa yang Anies – Sandi berikan kepada relawan? Weleeh weleeeh.

Makanya, suatu kewajaran kalau ada yang menyebut Anies – Sandi punya utang budi dengan para relawan. Ehmm, kalau namanya utang berarti harus dibayar dong, weleeh weleeeh.

Tapi, bagaimana cara Anies – Sandi membalas budi perjuangan para relawan? Memberikan jabatan strategis? Bagi – bagi kue kekuasaan dong?

Mari kita cermati saja pergerakannya Anies – Sandi secara seksama. Sebutlah isu yang sempat kontroversial tentang Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).

- Advertisement -

TGUPP era Anies – Sandi memiliki jumlah yang fantastis sekitar 73 orang dan tidak lupa dengan gaji yang sangat besar.

Ehmm, ada suara sumbang yang mengatakan dijadikan sebagai wadah para relawan Anies – Sandi. Wedeew, inikah cara Anies – Sandi mengakomodir para relawan?

Ehm, enak juga ya jadi relawan kalau yang diusungnya menang bisa dapat jabatan strategis, tapi sebenernya gimana kapasitasnya itu mumpuni ga kalau memegang suatu jabatan tertentu? Weleeeh weleeeh.

Ternyata, pengakomodiran para relawan Anies – Sandi tak hanya berhenti di TGUPP. Kini, Anies – Sandi baru saja mengangkat Rene Suhardono Canoneo sebagai komisaris utama Ancol dan Geisz Chalifah sebagai komisaris.

Baca juga :  Sandi, Anak Emas Yang Dipinggirkan?

Usut punya usut, dua orang ini menjadi bagian dari tim sukses Anies – Sandi. Mungkin setelah menunggu cukup lama, kini akhirnya mendapat giliran dapat jabatan strategis, weleeeh weleeeh.

Kalau dari latarbelakang, Rene itu berprofesi sebagai penulis, sedangkan Giesz berprofesi sebagai budayawan. Nyambung dengan menjadi Komisaris Ancolnya itu di mananya ya? Uhuukk uhuuuk.

Kira – kira apa yang membuat dua tokoh ini dipertimbangkan dan lolos dari seleksi? Apalagi kata Sandiaga, seleksinya oleh pihak yang independen, ehmm, jadi ini jabatan ‘titipan’ atau bukan? Kayaknya sih, ehmm.

Mungkin benar ya apa yang dikatakan Joseph Rio Jovian Haminoto, bahwa tidak ada satu pun di dunia ini yang gratis atau setidaknya tanpa pamrih.

- Advertisement -

Relawan itu rela berkawan asalkan dapat jabatan ya? Weleeeh weleeeh. (Z19)

spot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Anies-AHY, Reuni Kuasa SBY-JK?

“Padahal saat itu SBY dan JK adalah menteri Megawati. Toh pertarungan keras antarkan SBY-JK sukses kalahkan Megawati yang adalah Presiden saat itu,” – Muslim...

Ojol Sejahtera, Janji Tinggal Janji?

“Besar harapan kami, aksi yang kami lakukan dapat diakomodir menjadi diskusi yang baik dan konstruktif, dan dapat menghasilkan kebijakan yang bermanfaat bagi rakyat Indonesia yang berprofesi...

Ridwan Kamil Penuhi Syarat Kaesang?

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) komentari studi soal bubur diaduk vs tidak diaduk. Bagaimana dengan di Istana menurut Kaesang?

Gibran Kok Berani Lawan Jokowi?

Jokowi teken Inpres yang syaratkan penggunaan mobil listrik sebagai mobil dinas . Namun, Wali Kota Solo Gibran sebut Pemkot Solo belum ke sana.

Megawati Perlu ke Pesulap Merah?

Soal usulan nomor urut partai yang tetap di setiap Pemilu, Megawati dituding konsultasi ke dukun. Lebih baik ke Pesulap Merah saja sekalian?

Kasino, Alternatif Enembe Cuci Uang?

“Bukan itu persoalannya, itu (tambang) juga tidak pernah ada. Jadi sekarang ini kan Pak Gubernur dituduh hasil korupsinya disetor ke kasino, sekarang tugasnya itu...

Prabowo Siap Di-ospek?

“Pertanyaannya adalah, (kampanye) boleh dilakukan di mana saja? Di mana saja sepanjang ada pemilih, itu boleh kampanye pada prinsipnya, termasuk di dalam kampus, di...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...