HomeCelotehJusuf Kalla ‘Si Pembangkang’ Jokowi

Jusuf Kalla ‘Si Pembangkang’ Jokowi

Kecil Besar

“Kita harapkan Mei hingga Juni ini bisa selesai (RUU Antiterorisme), jadi tidak perlu Perppu.” ~ HM Jusuf Kalla


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]residen Jokowi sudah mengultimatum DPR agar segera merampungkan dan mengesahkan revisi Undang – Undang Antiterorisme yang sudah ‘molor’ hampir dua tahun lamanya.

Kalau DPR tak mengindahkan, Jokowi ‘mengancam’ akan mengeluarkan Perppu Antiterorisme.

Hadeuuh, masa Perppu jadi alat mengancam Presiden supaya DPR bergerak cepat sih? Weeeitss, bukannya Pemerintah yang meminta adanya penundaan? Ahh syudahhlah.

Tapi yang harus diingat, Revisi UU Antiterorisme yang katanya mandeg gara – gara DPR itu sebenarnya produk hukum antara Pemerintah dan DPR, ehmm, jadi bukan hanya DPR yang digenjot, tapi Pemerintah punya andil juga.

Makanya aneh kalau muncul wacana Presiden yang malah mengancam akan mengeluarkan Perppu, tapi di sisi lain, Pemerintah punya peran untuk membahas revisi UU Antiterorisme.

Sejatinya, Perppu itu kan bukan alat ancam untuk DPR, tapi produk hukum yang dikeluarkan Presiden sebagai pengganti undang – undang.

Tapi syarat adanya Perppu juga ga main – main, makanya jangan asal ancam tapi lihat juga substansinya.

Biarkanlah Pemerintah dan DPR menemukan solusi dari revisi UU Antiterorisme itu. Yang jelas, pasca kerusuhan di Mako Brimob dan beberapa peledakan bom di Surabaya dan Sidoarjo, Pemerintah dan DPR punya keharusan untuk kebut kejar tayang membahas RUU.

Tapi usut punya usut, walaupun Presiden Jokowi terang – terangan reaksional ingin mengeluarkan Perppu Antiterorisme, namun di sisi lain Wakil Presiden Jusuf Kalla malah tak setuju dengan keinginan Presiden.

Jusuf Kalla mengatakan tak perlu adanya Perppu, tapi mari kita menunggu dan berharap Mei atau Juni 2018, RUU Antiterorisme bisa tuntas dan disahkan.

Baca juga :  Jokowi: Saya akan Lawan! Part 2

Tapi pandangan Jusuf Kalla yang mengatakan tak perlu adanya Perppu, sepertinya sejalan dan senada dengan suara kalangan oposisi. Contohnya saja, Fadli Zon yang tidak sepakat adanya Perppu Antiterorisme karena bisa dituntaskan oleh DPR dalam waktu dekat.

Kalau Jusuf Kalla dan oposisi senada begini, apakah kini Jusuf Kalla jadi martir politik kaum oposisi? Weleeeh weleeeh, belum tentu juga sih. Berbeda pandangan itu kan biasa saja, weleeeh weleeh.

Tapi kata Mahatma Gandhi, kalau perbedaan pendapat yang jujur itu dianggap sebagai tanda kemajuan yang baik.

Tuhkan, berarti kalau Jokowi dan JK berbeda pendapat itu ada tanda kemajuan, bukan lagi ga harmonis atau lagi didomplengi oposisi ya, weleeeh weleeeh. (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Gatot Ke INTI, Persiapan Pilpres?

Minggu lalu, Panglima TNI Gatot Nurmantyo melakukan silaturahmi dengan para Pengusaha Indonesia Tionghoa (INTI). Gatot siap Pilpres? PinterPolitik.com “Politik adalah seni kelihaian dalam mendapatkan suara dari...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...