HomeCelotehRaisa ‘Bela’ Ahok?

Raisa ‘Bela’ Ahok?

Kecil Besar

“Sudah ribuan perang kujalani, tapi belum satupun perangku menjadi agung karena membela cinta.” ~ Sujiwo Tejo


PinterPolitik.com

[dropcap]K[/dropcap]asus penodaan agama yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama a.k.a Ahok belum berakhir. Ahok kini mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas putusan yang diterimanya. Namun, PK yang diajukan Ahok masih dalam tahap pemeriksaan berkas.

Baru ngajuin berkas PK, Ahok langsung mendapat reaksi dari para demonstran. Entah berlebihan atau tidak? Mungkin juga terlalu cepat bereaksi. Weleeeh weleeeeh, bukankah PK itu adalah hak bagi para setiap individu agar memperoleh keadilan?

Massa aksi sudah berkumpul aja nih ngajuin protes kasus Ahok yang akan di PK, hadeeeuuuuhhh, kalau urusan peradilan ya sudahlah serahkan aja kepada hakim. Jangan malah semuanya ingin menjadi hakim atas kasus Ahok, heuuuhh!

Apalagi seruan berbentuk kecaman sudah disuarakan, etttt udah sih udah, percayakan saja sudah sama hakim. Keadilan pasti akan ditegakkan kok, weleeeeh weleeeeh.

Hmm, pantesan aja pihak Kepolisian melakukan penjagaan yang ketat, beda banget kalau ada sidang – sidang seperti biasa, weeeww. Kalau lihat dari reaksinya sih banyak juga yang turun aksi, weleeeh weleeeh. Cukuplah, ahhhh syudahhhlah.

Selain menurunkan aparat untuk berjaga – jaga, pihak Kepolisian menerjunkan juga Raisa untuk membantu keamanan di PN Jakarta Pusat. Ettt ga salah nih?

Waduh, Raisa memang bisa melakukan apa? Disuruh nyanyi gitu? Biar apa emang tujuannya melibatkan Raisa? Berharap massa aksi bisa terhibur karena nyanyiannya dan melupakan sidang PK Ahok ya?

Weleeeeh weleeeeh ga mungkinlah. Tapi kalau bener, pengalihannya canggih juga kalau begini. Apa para demonstran ini akan berubah menjadi jumpa fans? Wkwkw.

Wedeeewww, ternyata eh ternyata yang diperbantukan bukan Raisa penyanyi, tapi Raisa itu kepanjangan dari Pengurai Massa. Artinya, Raisa itu berbentuk kendaraan yang akan mengantisipasi kerusuhan diantara demonstran.

Apalagi Raisa (Pengurai Massa) ini memiliki kemiripan dengan Raisa penyanyi, ia bisa mengeluarkan suara yang sangat besar untuk memecah massa yang tidak kondusif. Weew, sama hebatnya dong.

Tapi apakah Raisa ini disiapkan untuk membela Ahok? Entahlah, weleeeeh weleeeh. (Z19)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...