HomeCelotehMegawati ‘Cuci Gudang’

Megawati ‘Cuci Gudang’

Kecil Besar

“Ketamakan & kebodohan sungguh telah menghukum mereka yang mabuk kekuasaan & lupa diri.” ~ Najwa Shihab


PinterPolitik.com

[dropcap]K[/dropcap]etua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Megawati Soekarnoputri masih sibuk menerima tamu dari berbagai tokoh, termasuk Ketua Umum partai politik lainnya.

Ya  wajar aja sih, kan baru kemarin PDIP mendeklarasikan Jokowi, otomatis partai politik lainnya berebut ingin berjumpa dengan Megawati. Ya seengganya pengen ngobrol lah sama Megawati.

Ahhhh syudahhhlah, paling ngomongin posisi Cawapres dan Menteri nantinya ya? Bikin koalisi tanpa syarat lagi dong, weleeeeh weleeeeh, tapi kali ini catatannya harus beneran dong. Bilangnya tanpa syarat eh ujung – ujungnya malah transaksional juga, gimana sih?

Gara –gara banyak tamu yang hadir, Megawati jadi sibuk cari cemilan untuk para tamu, ya setidaknya kalau banyak yang mengantri, itu yang bisa membuat Jokowi sumringah. Uhuuuyyy akhirnya diusung juga sama Partai sendiri, weleeeeeh weleeeeh. Walaupun telat ya, uppppsss.

Namun yang masih menjadi pertanyaan, siapakah yang akan menjadi pendamping Jokowi di Pilpres 2019? Hayooloooohhh siapa nih siapa? Ada yang mau ga? Weew, ngantri kali weleeeeh weleeeeh.

Tapi sebelum mempertimbangkan nama – nama yang diberikan para tamu yang datang ke Megawati, kiranya PDI P perlu mempertimbangkan nama – nama dari internal partainya sendiri.

Pertama, nama Puan Maharani sudah disebut – sebut bisa mendampingi Jokowi di Pilpres 2019. Namun sayang sekali masih ada ganjalan dugaan kasus KTP-el dan lesunya Puan di Kementerian Koordinator PMK, yaaaahhhh agak susah dong, kayaknya sih.

Lalu kedua, Mohammad Rizki Pramata yang juga disebut. Siapa sih dia? Mungkin belum banyak yang tau, kalau dia adalah seorang pengusaha. Tapi sepertinya tak memiliki ketertarikan dalam dunia politik deh, ahhh syudahhhlah. Sayang sekali, padahal namanya sudah diwacanakan jadi Cawapres.

Nah yang terakhir, Muhammad Prananda Prabowo, politikus PDIP ini diwacanakan mengisi posisi Cawapres Jokowi. Namun, karena sosoknya yang cenderung ‘man behind the door’, namanya jadi jarang terdengar. Yang pasti sih, ia penulis pidato Megawati Soekarnoputri.

Ternyata eh ternyata, kok dari ketiga nama itu ada kesamaan ya? Ah bedalah. Ada pengusaha, politikus dan Menteri.

Woailaaah, ga sadar emang ketiganya itu kan anaknya Megawati. Nah loh, kok semua anak Megawati dipromosikan jadi Cawapres sih, emangnya Megawati mau ‘cuci gudang’? Weleeeh weleeeh. (Z19)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...