HomeCelotehPuti ‘Binasakan’ Emil Dardak

Puti ‘Binasakan’ Emil Dardak

Kecil Besar

“Persaingan yang tujuannya hanya untuk bersaing, untuk mengalahkan orang lain, tak pernah mendatangkan banyak manfaat.” ~ Henry Ford


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]erhelatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur semakin memanas. Kedua pasangan calon sudah dipertemukan dalam berbagai forum debat mengenai gagasan dan konsep tentang arah kemajuan Jawa Timur.

Prinsipnya sih, kedua pasangan ini punya niatan baik untuk membenahi Jawa Timur, selebihnya tinggal bagaimana metode dan pendekatan dari gagasannya saja.

Weiiittsss, menariknya, dua calon Wakil Gubernur ini sempat saling serang dalam debat kandidat yang diselenggarakan KPU.

Khususnya saat Puti Guntur membahas kemiskinan yang terjadi di Trenggalek. Wedeeww, merasa terpanggil, Emil Dardak langsung mengonfirmasi kebenaran kabar yang diberikan Puti Guntur.

Tapi Emil Dardak mempertontonkan mimik wajah yang lebih agresif dibandingkan biasanya. Yaiyalaaah, namanya juga daerah yang dipimpinnya, Trenggalek, mana bisa dijelek – jelekin begitu.

Sementara, Puti Guntur masih santai dan tersenyum. Kalau dua – duanya ngotot, berabe juga, weleeeh weleeeh.

Rasa – rasanya jadi teringat dengan persaingan dalam wiracarita Mahabharata antara Jarasanda dan Kresna. Pantaslah Puti Guntur itu santai – santai aja, ia seperti Kresna yang memiliki sikap santai dan memiliki kegemaran menari. Waduh, jadi inget pas Puti Guntur menari deh, tahu sendiri kan ayahnya itu seniman.

Sementara, Emil Dardak yang memiliki sifat menggebu – gebu mengingatkan kita kepada sosok Jarasanda yang diceritakan kuat dan terkenal.

Weleeeeh weleeeh, bener juga sih, Bupati Trenggalek ini kan memang memiliki rekam jejak yang baik jadi ga kesulitan lah kalau mau menentukan arah Jawa Timur. Apalagi istrinya dari kalangan artis kan, wedeeww, terkenal sudah itu hmmm.

Apalagi Kresna dan Jarasanda ini kan memang ditakdirkan bertarung dan bermusuhan, jadi memang semakin sengit lah ya pertarungan politik di Jawa Timur.

Tapi kalau nasib Pilgub Jawa Timur sih jangan dilihat dari wiracarita ini ya, soalnya kalau ngikutin cerita itu pasti Jarasanda kalah. Tapi kalahnya sih sebenernya bukan sama Kresna, tapi sama Bhima, si pengganti Kresna saat pertarungan tersebut.

Waduuuhhh, kalau gini Kresna alias Puti Guntur menang dong. Weeeittss, bentar dulu, kok Puti yang menang sih? Apa karena punya trah Soekarno? Ini hanya wiracarita kok, jadi santai aja kan cuma legenda. Di Pilkada Jatim, bisa saja akhirnya beda. Weleeeh weleeeh. (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Menkominfo “Membunuh” Online Shop?

“Bagi rakyat, politik bukan urusan koalisi atau oposisi, tetapi bagaimana kebijakan publik mengubah hidup sehari-hari”. – Najwa Shihab Pinterpolitik.com Dampak demonstrasi dan kericuhan 21-22 Mei...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...