HomeCelotehPrabowo-Sandi Bagi Tugas Ngegombal

Prabowo-Sandi Bagi Tugas Ngegombal

Kecil Besar

“Mau ganteng atau tidak, kalau hatinya tidak satu frekuensi, bagaimana?” ~Bacharuddin Jusuf Habibie


PinterPolitik.com

[dropcap]A[/dropcap]da teori yang mengatakan, wanita muda lebih memilih mencari pria tampan, sedangkan wanita dewasa akan lebih memilih pria yang mapan. Nah, kalau prianya macam Sandiaga Uno bagaimana dong? Sudah tampan, banyak uang pula. Wah, ini mah semua umur juga bisa kesengsem. Uwuwuwuw.

Ya, ketampanan Sandiaga Uno sudah tidak diragukan lagi. Dari muda sudah terlihat aura gantengnya. Hm, ku jadi penasaran, kira-kira Bang Sandi ini pake produk perawatan kulit merek apa ya? Wajahnya kok bisa tetap mempesona begitu walau sudah memasuki usia tua. Bagi-bagi tipsnya dong Om!

Bagi kubu pemenangan Prabowo-Sandi, wajah Sandi merupakan senjata super untuk menarik suara emak-emak dan mbak-mbak. Pesonanya diyakini mampu membuat para wanita dari segala umur kelepek-kelepek, atau yang tergawat sampai histeris kegirangan.

Memahami potensi ketertarikan kaum hawa terhadap Sandi, koalisi Prabowo-Sandi bahkan membuat satgas khusus emak-emak yang spesial menarik suara di kalangan ibu-ibu.

Wah, strateginya boleh juga. Siapa sih yang nggak tahu kekuatan super emak-emak? Ya, selain punya nyali dalam berkendara tanpa menggunakan helm dan memberi kode sen ke kanan tapi malah belok ke kiri, kelompok emak-emak juga punya pengaruh yang besar dalam keluarga. Biasanya, kalau si Emak udah pilih si A, suami mah ngikut aja. Kalau nggak dikasih jatah kan bahaya. Eh, ini maksudnya jatah makan malam loh ya, bukan yang lain. Hehehe.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan pun memberikan pujian kepada cawapres Sandiaga Uno saat peringatan milad PAN. Ia mengakui keahlian Sandi dalam meraih simpati kaum hawa. Dia bahkan mencontohkan kalau anak perempuannya pun tak luput dari pesona Sandi.

Ketua MPR ini menilai Sandi mampu meraih simpati pemilih perempuan di segala usia. Ia pun berharap hal ini dapat memberikan kemenangan pada pasangan Prabowo-Sandi. Nah, kalau Sandi merupakan senjata dahsyat untuk menggaet suara emak-emak, kini saatnya  Prabowo untuk menggaet suara Bapak-Bapak.

Lho, kok, gitu? Masa Sandi dikasih target emak-emak, Pak Prabowo disuruh ngejar bapak-bapak? Hmm, mungkin itu bukan karena Prabowo dianggap tidak lebih tampan dari Sandi ya, bisa saja karena memang perawakan Prabowo yang kebapakan dan berwibawa. Biasanya bapak-bapak kan suka mengidolakan orang berkarisma dengan badan yang uhuy kayak Pak Prabowo. Bener nggak bapak-bapak? (E36)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...