HomeCelotehPNS Suka Khilafah?

PNS Suka Khilafah?

Kecil Besar

“Ketika engkau terus menerus menekan nasionalisme beragama, engkau mengubahnya menjadi radikal.” ~Reza Aslan


PinterPolitik.com

[dropcap]S[/dropcap]ejarah sudah mengukir, bagaimana negeri ini dibangun atas dasar nilai-nilai pancasila. Sejarah juga pernah berkisah, bagaimana mencekamnya negeri ini ketika pancasila hendak diganti menjadi komunisme. Manusia memang tempatnya lupa, tapi kalau sengaja melupakan, bagaimana?

Orang-orang sibuk berteriak, dia PKI, anu PKI, blablabla. Tapi sadarkah, kalau sebenarnya negeri ini juga sedang dijangkiti oleh ideologi lain yang mulai tumbuh subur? Bahkan hingga ke dalam institusi pemerintahan.

Ya, Ketua DPR Bambang Soesatyo menyebutkan, ada banyak PNS yang anti pancasila dan lebih percaya dengan idelogi khilafah. Ini bukannya menyalahkan ideologi khilafah ya, tapi masalahnya, konstitusi kita membolehkan gak ya?

Ini bukan soal paham khilafahnya, ini soal NKRI harga mati! Share on X

Bayangkan gaes, merujuk pada hasil survey Alvara Strategi Indonesia Oktober 2017, ada temuan tentang 19,4 persen PNS yang menolak ideologi Pancasila. Hal tersebut menurut Bamsoet mencerminkan kelemahan dalam proses rekrutmen PNS di masa lalu dan itu perlu segera diperbaiki.

Nggak cuma soal PNS antipancasila, ternyata masjid-masjid di kementrian, lembaga, BUMN banyak yang terpapar ideologi radikal. Bukan aku yang ngomong loh ini.

Badan Intelijen Negara (BIN) menyebut ada 41 dari 100 masjid milik kementerian, lembaga, dan BUMN sudah terpapar paham radikal, 11 masjid di kementerian, 11 masjid di lembaga, dan 21 masjid milik BUMN.

Bamsoet mengatakan, pemerintah dan semua institusi terkait hendaknya tidak meremehkan dua kecenderungan itu. Kedua masalah ini harus dikelola dengan penuh kebijaksaan agar tidak berkembang menjadi sebuah kekuatan yang dapat merongrong pemerintah atau mengancam keutuhan NKRI.

Bamsoet juga berharap pemerintah segera merumuskan langkah-langkah strategis untuk merespons dan tak membiarkan dua hal itu. Baginya, dua masalah di atas menunjukkan bahwa pemerintah sudah kecolongan.

Baca juga :  Rame-Rame Belah Gunung Gegara Hormuz

Sebelumnya, hasil survei Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) dan Rumah Kebangsaan, pada 29 September hingga 21 Oktober 2017, menyebut ada 41 masjid lembaga pemerintah di Jakarta yang terindikasi terpapar paham radikal.

Yang terbanyak terpapar paham radikal adalah masjid BUMN, yakni 21 masjid. Rinciannya, tujuh masjid dengan level paparan radikal berat, 13 masjid level sedang, dan satu masjid level rendah.

Aduh aduhh, kalau begini kita udah boleh panik belum? Gimana menurut kalian? (E36)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

PDIP Ketularan Artis

“Lelah bahas politik, mending lihat artis yang sedang akting jadi politikus. Hmmm, apa mereka akan berubah jadi tikus?” PinterPolitik.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...