HomeCelotehPDIP Usung Politikus ‘Pengangguran’?

PDIP Usung Politikus ‘Pengangguran’?

“Kasihan hanya perasaan orang berkemauan baik yang tidak mampu berbuat. Kasihan hanya satu kemewahan, atau satu kelemahan. Yang terpuji memang dia yang mampu melakukan kemauan baiknya.” ~ Pram


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]asca menelan pil pahit kekalahan di Pilgub DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat masuk dalam kategori politikus ‘pengangguran’.

Namun, lowongan pekerjaan bagi politikus memang memasuki masanya apalagi sudah menginjak tahun 2018 sebagai tahun politik.

Mantan Bupati Blitar itu tak mungkin memimpin lagi di Blitar, apalagi harus menunggu Anies –Sandi purnatugas di Jakarta. Alhasil, Djarot masih ‘nyaman’ dengan status ‘nganggurnya’.

Namun, status ‘nganggurnya’ Djarot telah selesai pasca Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri akhirnya mempromosikan Djarot untuk melamar pekerjaan sebagai Calon Gubernur Sumatera Utara.

Tapi lamaran pekerjaan Djarot di Pilgub Sumatera Utara belum tentu juga diterima. Karena, Djarot bukan putra daerah dan juga elektabilitasnya pun mungkin sedikit diragukan.

Memang apa pertimbangan apa ya PDI Perjuangan mengusung Djarot menjadi Calon Gubernur Sumut?

Hmm, usut punya usut sih, PDI Perjuangan merasa ‘kasihan’ melihat kadernya yang kalah di Jakarta itu menganggur, akhirnya daripada luntang – lantung, PDIP mengusung Djarot di Pilgub Sumut.

- Advertisement -

Yailaaahhh, kirain memang punya potensi merebut kemenangan di Sumut karena elektabilitasnya yang tinggi.

Kalau hanya mengandalkan mesin partai politik aja sih bisa, tapi kan warga itu memilih pemimpinnya dilihat dari sosok juga lah, weleeeh weleeeh.

Akankah Sumatera Utara menjadi tempat merantau terakhirnya Djarot? Karena kan memang Djarot dikenal sebagai politikus nomaden yang sering berpindah kota bahkan pulau, demi sebuah jabatan. Bukan begitu? Weleeeh weleeeeh.

Merantau dari Blitar ke Jakarta, setelah itu merantau ke Kalimantan Timur untuk jadi Plt Ketua DPD PDI Perjuangan, eh sekarang malah ke Pulau Sumatera. Bisa bertahan di sana?

Baca juga :  JK Comblangin Puan-Anies?

Tapi, belajar dari pengalaman, Djarot kan sudah kalah di DKI Jakarta, apakah kansnya masih bisa dipertaruhkan di Sumatera Utara?

Punya potensi apa emang untuk memimpin Sumatera Utara? Weleeeh weleeeh.

Jadi Cagub jangan coba –coba ah, nanti malah malu. Malu kalah lagi weleeeh weleeeh. (Z19)

spot_img

#Trending Article

Jokowi Isyaratkan Lawan Megawati?

Tangkapan kamera formasi iringan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama tujuh ketua umum partai politik dianggap merepresentasi terbentuknya poros koalisi menghadapi kontestasi politik 2024. Lantas,...

Surya Paloh Cuma Coba-coba?

Meskipun Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah menghasilkan nama-nama hasil voting Dewan Pimpinan Daerah (DPW), Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyebut Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo yang...

Cak Imin Jago Gocek?

Lagi lagi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin tampil dan menarik atensi publik melalui gocekan-gocekan politiknya...

NasDem-Demokrat Bentuk Koalisi?

Surya Paloh merupakan elite politik pertama yang ditemui secara terbuka oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Apakah Partai NasDem dan Partai Demokrat akan membentuk koalisi? PinterPolitik.com Sambutan...

Permainan Surya Paloh Belum Usai?

Meski Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah usai, tapi tanya tentang hasil Rakernas masih membayangi pikiran publik. Apa sebenarnya strategi Ketua Umum Surya Paloh di balik...

Prabowo Tidak Yakin dengan Megawati?

Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dibentuk oleh Partai Gerindra bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Apakah ini dapat dimaknai sebagai kekhawatiran Prabowo Subianto terhadap Megawati? PinterPolitik.com Partai Gerindra...

Kok Jokowi Marah-Marah?

Lagi-lagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur pejabat  kementerian dan pemerintahan daerah soal prioritas belanja. Jokowi menilai belanja produk luar masih lebih tinggi dibandingkan produk...

Jokowi Gak Butuh Ma’ruf Amin?

Tidak terlihatnya Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada reshuffle kabinet mengundang tanda tanya sebagian orang. Apakah ini bermakna bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tidak butuh Ma’ruf? PinterPolitik.com Sebagian orang...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...