HomeCelotehOSO ‘Hajar’ Kritikus

OSO ‘Hajar’ Kritikus

“Jadi begini, oposisi ya namanya juga oposisi. Oposisi itu jangan terlalu banyak didengarkan, karena namanya juga oposisi.” ~ Oesman Sapta Odang


PinterPolitik.com

[dropcap]K[/dropcap]etua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) yang juga menjabat sebagai Ketua DPD, memberikan pernyataan yang menggelikan, sungguh menggelikan.

Kenapa menggelikan, karena ehhh karena OSO dinilai tak mampu memahami fungsi dari oposisi yang sejatinya menjadi penggerak kegeraman rakyat yang merasakan Pemerintah yang tiada gunanya.

Kalau Pemerintah mengeluarkan kebijakan tertentu, nah yang akan mengawasinya bersama rakyat itu adalah oposisi. Watchdog function, setidaknya Pemerintah jangan malah mengkritik balik, biasanya kan Pemerintah begitu.

Contohnya aja nih, Presiden Jokowi kini mengeluarkan Perpres Tenaga Kerja Asing Nomor 20 Tahun 2018, dan setelah keluar Perpres ini, partai politik yang tergabung di kubu oposisi semakin keras mengkritik. Hmm, Pemerintah mau denger ga ya?

Para oposisi berpandangan kalau Perpres TKA itu mematikan tenaga kerja lokal, dan ngerinya akan ada dominasi angkatan kerja hanya dari salah satu negara saja. Kekhawatiran begini wajar aja sih, kan pandangan oposisi seyogyanya harus didenger juga.

Kalau ke depannya peluang tenaga kerja lokal mati dan tak bisa mencari pekerjaan, itu salah siapa? Pemerintah mau cuci tangan? Makanya apa yang dikatakan oposisi kan siapa tahu benar juga.

Makanya mengkaji dulu, jangan melihat permasalahan ini sebagai fenomena yang pendek, tapi dampaknya akan panjang, weleeeeh weleeeh.

- Advertisement -

Karena setiap kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah itu akan berdampak luas dan panjang, jadi Pemerintah juga jangan serampangan bikin kebijakan.

Di sisi lain, kalaupun ada kekeliruan Pemerintah, seharusnya sih pihak oposisi teriak dan merasionalisasikan kalau kebijakannya itu salah.

Bukan hanya bisanya nyinyir dan sindir – menyindir aja, tapi seharusnya bisa menemukan solusi juga. Kalau oposisi bisanya hanya nyinyir, kayaknya sih ga salah juga kalau muncul anggapan untuk jangan mendengar apa kata oposisi.

Baca juga :  Ganjar, Mbappe-nya PDIP?

Saran agar penguasa ga usah dengerin oposisi itu, dilontarkan sama Ketua DPD sekaligus Ketua Umum Partai Hanura, cocok ga sih? Hmmm, OSO mau mencoba membungkam pihak oposisi?

Kalau sarannya oposisi itu bermanfaat gimana? OSO ingin penguasa memotong lidah aspirasi rakyat? Hmmm, baiklah kalau begitu.

Lebih baik resapi apa yang dikatakan Wiji Thukul, apabila usul ditolak tanpa ditimbang, suara dibungkam, kritik dilarang tanpa alasan, maka hanya ada satu kata, Lawan!

OSO dan penguasa siap mendapat perlawanan dari oposisi dan rakyat? Weleeh weleeeh. (Z19)

spot_img

#Trending Article

Surya Paloh Cuma Coba-coba?

Meskipun Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah menghasilkan nama-nama hasil voting Dewan Pimpinan Daerah (DPW), Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyebut Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo yang...

Permainan Surya Paloh Belum Usai?

Meski Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah usai, tapi tanya tentang hasil Rakernas masih membayangi pikiran publik. Apa sebenarnya strategi Ketua Umum Surya Paloh di balik...

Prabowo Tidak Yakin dengan Megawati?

Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dibentuk oleh Partai Gerindra bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Apakah ini dapat dimaknai sebagai kekhawatiran Prabowo Subianto terhadap Megawati? PinterPolitik.com Partai Gerindra...

Ganjar, Mbappe-nya PDIP?

Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dilirik partai lain untuk dijadikan Capres 2024. Apakah Ganjar semacam "Mbappe"-nya PDIP?

Jokowi Gak Butuh Ma’ruf Amin?

Tidak terlihatnya Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada reshuffle kabinet mengundang tanda tanya sebagian orang. Apakah ini bermakna bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tidak butuh Ma’ruf? PinterPolitik.com Sebagian orang...

Cak Imin Jago Gocek?

Lagi lagi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin tampil dan menarik atensi publik melalui gocekan-gocekan politiknya...

Zulhas Gak Nyambung?

Baru saja dilantik menjadi Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan (Zulhas) langsung sidak ke pasar dan tiba-tiba berikan hadiah umrah kepada pedagang. Kenapa Zulhas melakukan...

NasDem-Demokrat Bentuk Koalisi?

Surya Paloh merupakan elite politik pertama yang ditemui secara terbuka oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Apakah Partai NasDem dan Partai Demokrat akan membentuk koalisi? PinterPolitik.com Sambutan...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...