BerandaCelotehOmbudsman ‘Dikepung’ PKL

Ombudsman ‘Dikepung’ PKL

“Saya tidak suka dengan perkelahian. Bila saya memiliki musuh, saya akan memaafkannya, mengajaknya ke tempat yang tenang, baru menghabisinya di sana.” ~ Mark Twain


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]edagang kaki lima (PKL) merasakan syurganya di kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno.

Pasalnya, Wagub Sandiaga telah dinobatkan menjadi Bapak PKL Indonesia, weleeeh weleeeh. Bukan hanya itu sih, Sandiaga mengizinkan para PKL berjualan di trotoar dan bahkan jalan Jati Baru ditutup hanya untuk memanjakan para PKL.

Namanya kebijakan baru, pasti perlu adaptasi dan pro kontra akan tetap menghiasi. Wajarlah, namanya juga Jakarta, wedeeww, Jakarta keras.

Tapi belakangan ini kebijakan Pemprov DKI tentang penutupan Jalan Jati Baru terus digoreng sama orang – orang yang kontra Anies – Sandi. Apalagi, Ombudsman kini mengatakan kebijakan itu maladministrasi.

Uhuuukk, uhuuukkk, lebih parahnya lagi ada satu organisasi entah apa namanya, ujug – ujug melaporkan Anies Baswedan ke kepolisian. Hadeuuuhh, masa Gubernur mau dipenjarakan gara – gara kebijakannya, ahh syudahlah.

Apapun kinerjanya digoreng terus ya, weleeeh weleeeh. Kok Ombudsman sangat ngotot tak memperbolehkan para pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan lagi di Tanah Abang ya? Tapi apa kabar reklamasi? Apa kabar Sumber Waras? Maladministrasi kah? Enggaklah, maksudnya engga tau, weleeeh weleeeh.

Terkadang memang masalah yang terlihat besar itu, sebenarnya sangat amat kecil dan hanya dibesar – besarkan. Tapi giliran masalah akut dan besar, diremehkan dan dianggap masalah kecil. Weleeeh weleeeh, kalau Jakarta jadi negeri dongeng, tentu dongengnya akan membuat miris.

Alhasil, PKL yang dilarang berjualan pun legowo. Apalah daya mereka. Para PKL tak memiliki kekuatan selayaknya lembaga negara yang dibiayai negara untuk menindas rakyat, upppsss, maksudnya melayani rakyat.

Tak mengapalah, setidaknya PKL pernah merasakan nyamannya berjualan yang difasilitasi Pemerintah di Jalan Jati Baru, walaupun banyak yang tak suka dengan itu. Akhirnya, para PKL itu harus mencari lapak lain untuk penghidupannya.

Karena Jalan Jati Baru sudah diharamkan Ombudsman dari PKL, akhirnya para PKL pun berbondong – bondong mendatangi Ombudsman.

Lah buat apaan? Ombudsman merasa bersalah dan ingin memanjakan PKL ya? Weeeiittsss bukan, tapi para PKL ingin meminta izin buka lapak di depan Kantor Ombudsman, biar Ombudsman tahu rasa! Weleeeh weleeeh. (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Coldplay ke Indonesia karena Jokowi?

Band ternama asal Inggris, Coldplay, dikabarkan akan konser di Jakarta, Indonesia. Mungkinkah Coldplay akan sampaikan pesan untuk Jokowi?

Sandiaga Akan Kembali ke Prabowo?

Sandiaga Uno telah pamit dari Partai Gerindra. Mungkinkah Sandiaga bertemu Prabowo Subianto kembali di masa depan?

Anies Membelokkan Sejarah?

Beredarnya video tersebut sontak menjadi perbincangan di dunia maya. Banyak pihak menyayangkan pernyataan Anies yang dianggap ‘membelokkan’ sejarah tersebut. PinterPolitik.com To know nothing about what happened...

Masihkah Kita Percaya Metro TV?

Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyampaikan keberatan atas dilibatkannya Metro TV sebagai salah satu penyelenggara Debat Capres pada 30 Maret 2019 nanti. Keberatan itu didasari...

Pemprov DKI Sakiti Odong-Odong?

“Aku naik odong odong aku naik odong odong aku senang ibupun turut gembira” – Adel, Naik Odong-Odong  PinterPolitik.com Pemprov DKI itu tiada hari tanpa mempercantik Jakarta. Saat ini,...

Menguak Megawati dan Ancaman Golput

Kemarahan Megawati Soekarnoputri terhadap para pemilih golput menunjukkan adanya female leadership paradox. Idealnya, dalam hal kepemimpinan, perempuan dapat menjadi “penenang” di balik panasnya suhu...

KPK telah memulai penyelidikan terhadap LHKPN milik Kajati Sumsel Sarjono Turin karena diduga tidak jujur

PinterPolitik - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menyoroti Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Selatan (Sumsel) Sarjono Turin. KPK...

Puan: The New ‘Taufiq Kiemas’?

Ketua DPP PDIP Puan Maharani bertemu dengan Ketum Nasdem Surya Paloh yang disebutnya sebagai "om". Apakah Puan the new 'Taufiq Kiemas'?

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...