BerandaCelotehLuhut ‘Gocek’ Puan Maharani

Luhut ‘Gocek’ Puan Maharani

“Pilih olehmu menjadi pihak yang kalah tapi benar. Dan janganlah sekali-sekali engkau menjadi pemenang tetapi zalim.” ~ Pythagoras


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]rabowo Subianto belakangan ini harus jadi tuan rumah yang baik, karena ada dua tokoh yang akan berkunjung dan berkomunikasi dengan peserta Pilpres hampir hattrick ini.

Awalnya Puan Maharani, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) ingin bertemu dengan Prabowo, entah apa gerangan yang bikin sang putri mahkota PDI Perjuangan ingin berjumpa dengan Prabowo, weleeeeh weleeeeh, jadi bertanya – tanya nih, hmmm.

Apakah karena tersinggung dengan adanya dua narasi Prabowo? Ahh syudahhlah, yang lalu biarlah berlalu. Tapi masih inget ga ya Puan dengan narasi Indonesia Bubar 2030 dan narasi maling – maling itu.

Kalau kata Puan Maharani sih, di dalam hatinya, “kalau saya sih bukan pendendam, tapi saya adalah pengingat yang baik.” Weedeewww, inget terus ya, uhuuyy.

Lah terus gimana, jadi ga ketemu Prabowo? Masa seorang Menteri Koordinator dipersulit untuk ketemu sama Prabowo? Iyuuuhhh, malu lah sama jabatan. Apa sih kesulitannya emang? Ga tembus – tembus apa gimana?

Coba deh kirimin surat resmi atau gimana kek, usaha dulu, weleeeh weleeeh, Menko kok malah dipersulit ketemu orang, biasanya malah orang yang sulit ketemu Menko ya, hayoloooh mungkin ini yang namanya karma, upppsss, apa iya?

Menko satu ini tak seperti Menko yang lain. Tanpa gembar – gembor dan kesulitan, Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan sangat mudah bertemu dengan Prabowo Subianto. Mungkin karena keduanya punya latar belakang yang sama kali ya, yaitu dari Kopassus.

Weeeeiittsss, tapi kalau sekarang kan keduanya ini gerbong politiknya beda, jadi kenapa mudah banget ya? Dan kenapa Puan malah ga ada kabar lagi, tapi Luhut langsung ketemu?

Baca juga :  Apa Itu Contract Farming Yang Dipakai Anies Lawan Jokowi-Prabowo?

Mungkin Luhut akselerasinya maksimal dibandingkan Puan, weleeeh weeleeeh. Tapi kalau dilihat dari sisi yang lain, Luhut ‘gocekannya’ lebih cakep dibandingkan Puan Maharani berarti, ya dibuktikan sama pertemuan aja sih.

Kalau Puan punya akselerasi maksimal dan punya gocekan yang handal, tinggal dibuktikan saja, weleeeh weleeeh. (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Coldplay ke Indonesia karena Jokowi?

Band ternama asal Inggris, Coldplay, dikabarkan akan konser di Jakarta, Indonesia. Mungkinkah Coldplay akan sampaikan pesan untuk Jokowi?

Sandiaga Akan Kembali ke Prabowo?

Sandiaga Uno telah pamit dari Partai Gerindra. Mungkinkah Sandiaga bertemu Prabowo Subianto kembali di masa depan?

Anies Membelokkan Sejarah?

Beredarnya video tersebut sontak menjadi perbincangan di dunia maya. Banyak pihak menyayangkan pernyataan Anies yang dianggap ‘membelokkan’ sejarah tersebut. PinterPolitik.com To know nothing about what happened...

Masihkah Kita Percaya Metro TV?

Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyampaikan keberatan atas dilibatkannya Metro TV sebagai salah satu penyelenggara Debat Capres pada 30 Maret 2019 nanti. Keberatan itu didasari...

Menguak Megawati dan Ancaman Golput

Kemarahan Megawati Soekarnoputri terhadap para pemilih golput menunjukkan adanya female leadership paradox. Idealnya, dalam hal kepemimpinan, perempuan dapat menjadi “penenang” di balik panasnya suhu...

Pemprov DKI Sakiti Odong-Odong?

“Aku naik odong odong aku naik odong odong aku senang ibupun turut gembira” – Adel, Naik Odong-Odong  PinterPolitik.com Pemprov DKI itu tiada hari tanpa mempercantik Jakarta. Saat ini,...

Puan: The New ‘Taufiq Kiemas’?

Ketua DPP PDIP Puan Maharani bertemu dengan Ketum Nasdem Surya Paloh yang disebutnya sebagai "om". Apakah Puan the new 'Taufiq Kiemas'?

Orde Baru, Mimpi Demokrasi yang Kandas

Pada awalnya, Orde Baru muncul disertai dengan harapan baru akan mimpi demokrasi di Indonesia. Namun, seiring bergulirnya pemerintahan Soeharto, pluralitas demokrasi malah semakin berkurang...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...