HomeCelotehKenapa sih RUU PKS Salah?

Kenapa sih RUU PKS Salah?

Kecil Besar

“Keadilan bukan barang dagangan. Jangan ditawar!”


PinterPolitik.com

[dropcap]L[/dropcap]aki-laki di negeri ini suka bilang, kalau perempuan selalu benar. Mantanku yang udah-udah juga suka bilang begitu kalau lagi debat. Kenapa, sih?

Lagian siapa bilang perempuan selalu benar? Toh, kalau jadi korban pemerkosaan tetap yang disalahkan perempuan. Kamu kenapa keluar malam-malam? Siapa suruh nggak pakai hijab? Kamu sih suaranya mengundang nafsu. Hmmm... mohon maaf, lalu perempuan harus ngeluarin suara macam apa biar nggak mengundang birahi lelaki? Masa harus menggonggong seperti anjing?

Yang lebih konyolnya lagi begini. Udah jadi korban pemerkosaan, harga diri sudah terkoyak-koyak, merasa tidak suci lagi, marah, kesal, ehhh, tahu-tahu ditanya, “waktu kamu ‘digituin’ merasa enak nggak? basah nggak? Terus kenapa kamu nggak teriak aja?”

Weleh, lantas kalau teriak, terus pelaku panik dan melakukan hal yang membahayakan nyawa gimana? Ckckckck… Sungguh mengerikan jadi perempuan di negeri ibu pertiwi ini. Macam lagunya Raisa, semua serba salah…

Gimana ya, nggak ngadu, penjahatnya keenakan, tapi kalo ngadu, malah dapat pelecehan baru. Ya, kan? Belum lagi yang diaduin nggak terima, dan malah menuntut balik si korban. Kenapa? Karena kita belum punya undang-undang yang bisa melindungi korban kekerasan seksual.

Nggak kok, perempuan nggak selalu benar. Apalagi perempuan korban kekerasan seksual... Share on X

Makanya seneng banget aku tuh, waktu muncul Rancangan Undang-Undang Perlindungan Kekerasan Seksual. Ku harap undang-undang ini bisa membuat para korban kekerasan lebih berani untuk speak up, bisa mengakses keadilan dan juga pemulihan. Ahhh, RUU PKS itu benar-benar bagai es teh manis di tengah-tengah gurun pasir. Sungguh melegakan…

Hmmm, tapi aku bingung, ketika korban-korban kekerasan seksual berjatuhan setiap hari tanpa henti, ketika ada banyak korban depresi karena tidak mendapatkan perlakuan yang adil, kenapa masih ada aja segelintir orang yang malah menolak RUU PKS tersebut? Nggak segelintir deng, banyak. Tercatat sudah ada 195.415 yang menandatangi petisi penolakan RUU PKS. Kenapa?

Baca juga :  Hotel Sultan dan Mesin Uang Soeharto

Mereka bilang, RUU ini melegalkan LGBT, seks bebas, dan aborsi. Hellooo, mohon kurangi asupan mecin dan perbanyaklah membaca. Di RUU tersebut nggak tertuang hal-hal yang ditakutkan itu kok. Nggak ada!

RUU PKS ini ingin mencegah agar tidak ada lagi anak-anak yang dipaksa menikah oleh orang tuanya, sehingga kehilangan masa berharganya sebagai anak-anak. UU ini juga ingin memastikan agar korban kekerasan seksual bisa mendapatkan perlindungan hukum yang layak. Intinya, RUU ini dibuat untuk kemaslahatan bersama. Bukan untuk merusak moral. Apa lagi merusak cintaku padamu. Nggakkk~

Untuk menyetujuan RUU PKS, kita nggak harus jadi seorang liberal, feminis, atau LGBT loh. Suwer deh. Kita hanya perlu jadi orang yang peduli aja. Ya, kita setuju karena kita peduli. Just it. Tolong pengikut Bu Maimon, pikirannya buka sitik josss! (E36)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Menkominfo “Membunuh” Online Shop?

“Bagi rakyat, politik bukan urusan koalisi atau oposisi, tetapi bagaimana kebijakan publik mengubah hidup sehari-hari”. – Najwa Shihab Pinterpolitik.com Dampak demonstrasi dan kericuhan 21-22 Mei...

Kivlan Zen Menantang SBY?

“Ketahui seperti apa dirimu sendiri dan kamu akan memenangkan segala situasi” . – Sun Tzu PinterPolitik.com Gengs, sebagai masyarakat biasa nih, kalian kaget nggak secara tiba-tiba...

Menteri Cantik Jokowi, Siapa Dilirik?

Presiden Joko “Jokowi” Widodo dan kubu politiknya sempat mengungkapkan keinginannya untuk mencari menteri yang berusia muda dan cantik. Keinginan tersebut bisa saja berkaitan dengan...

PKS Baper Makin Dikorbankan Gerindra

“Satu-satu, daun-daun, berguguran tinggalkan tangkainya. Satu-satu, burung kecil beterbangan tinggalkan sarangnya.” – Lagu Andaikan Aku Punya Sayap PinterPolitik.com Perlahan-lahan partai Koalisi Adil Makmur mulai berguguran meninggalkan...

Capim KPK Seperti ‘Kucing Kurap’?

“Bukan masalah apakah kucing itu hitam atau putih, selama dia bisa menangkap tikus,” –  Deng Xiaoping PinterPolitik.com Kursi panas Pimpinan KPK masih diperebutkan, bahkan kini sudah...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...