HomeCelotehJika Prabowo Surya Paloh Bersama

Jika Prabowo Surya Paloh Bersama

Kecil Besar

“Jika kami bersama, nyalakan tanda bahaya,” – Superman Is Dead, Jika Kami Bersama


Pinterpolitik.com

Sepertinya sekarang lagi musim politisi tenar ketemu politisi lainnya ya. Musim bertemu ini udah dimulai sejak Pak Jokowi bertemu dengan Pak SBY. Hal ini kemudian dilanjutkan dengan pertemuan fenomenal yang ditunggu-tunggu yaitu ketika Pak Jokowi bertemu dengan Pak Prabowo.

Nah, ternyata musim pertemuan itu masih belum selesai. Pak Prabowo ternyata melanjutkan tradisi pertemuan itu dengan menemui Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Wah, kalau yang ini lumayan mengagetkan ya, bukannya kader Nasdem banyak yang defensif ya kalau membahas Gerindra dan Prabowo?

Jadi, selama ini santer beredar kabar kalau Pak Paloh dan Nasdem ini gak nyaman dengan Prabowo, soalnya udah membuka komunikasi dengan koalisi Jokowi melalu PDIP. Nah, menurut selentingan yang beredar, Pak Paloh ini bahkan sempat dianggap membuat poros baru dengan partai lain di lingkar koalisi Pak Jokowi.

Setelah Pak Prabowo dan Pak Paloh ini bertemu, kabar semacam itu boleh jadi mulai bisa disapu. Pak Paloh sendiri bilang kalau dirinya dan Pak Prabowo ini satu, karena punya banyak kesamaan. Oh, ternyata dua-duanya akur sodara-sodara, jadi kabar-kabar sebelumnya bisa dihapus.

Buat Pak Paloh, pertemuan ini sendiri sebenarnya bisa jadi semacam pelega. Sebelumnya kan Pak Paloh ini sempat diduga punya hubungan dingin dengan partai besar lain yaitu PDIP. Waktu itu, Pak Paloh kan kan diajak Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri waktu ketemu Prabowo. Terus, pas dua-duanya ketemu di DPR, dia gak disalamin Bu Mega.

Baca juga :  Komprador Gurita Batu Bara

Nah, akhirnya Pak Surya Paloh ini ada juga yang nemuin ya. Setelah sebelumnya seperti dicuekin Bu Mega, Pak Prabowo kini datang menghampiri. Cie.

Di satu sisi, kita semua senanglah kalau para pembesar politik kita mau akur dan menjalin silaturahmi. Kan biar adem juga suhu  politik kita, supaya gak cebong-kampret terus-terusan gitu loh.

Yang jadi masalah adalah, kita tuh kadang harus hati-hati kalau para politisi udah mesra bersama. Bukan berarti gak boleh baikan ya, tapi ada riwayat lumayan mengkhawatirkan nih kalau para politisi udah kompak.

Kita tuh harus hati-hati kalau para politisi udah kompak Share on X

Coba lihat itu dalam kasus revisi UU KPK di DPR. Kita kan jarang-jarang tuh melihat partai-partai di DPR kompakan untuk suatu kebijakan. Eh, untuk perkara krusial ini mereka ternyata saling kompak meloloskan revisi UU KPK yang buat beberapa orang dianggap memperburuk masa depan pemberantasan korupsi.

Nah, dari riwayat itu, masyarakat tuh harus mulai mengawal, kalau ada politisi kompakan, jangan kelewat senang dulu. Sering kali, kompaknya mereka itu berujung pada hal yang kurang mengenakkan.

Masalahnya, indikasi dari hal itu udah kelihatan nih. Pak Prabowo dan Pak Paloh ternyata sepakat amendemen UUD 1945 dilakukan menyeluruh. Wah, ada apa nih?

Untuk sekarang, mungkin kita gak bisa mengartikan apa-apa terkait hal itu. Meski demikian, kayaknya kita jangan sampai kecolongan, jangan sampai amendemen menyeluruh itu membawa kemunduran buat bangsa ini. Semoga Pak Prabowo dan Pak Paloh gak berbuat yang aneh-aneh ya dari kebersamaan mereka. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  Unair, ITB, dan Ilusi Peringkat
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

PDIP Ketularan Artis

“Lelah bahas politik, mending lihat artis yang sedang akting jadi politikus. Hmmm, apa mereka akan berubah jadi tikus?” PinterPolitik.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...