HomeCelotehFPI Percaya Ba’asyir?

FPI Percaya Ba’asyir?

Kecil Besar

“Fanatisme dan terorisme tidak mendapat tempat dalam Islam.” ~Feisal Abdul Rauf


PinterPolitik.com

[dropcap]K[/dropcap]eputusan pembebasan Abu Bakar Ba’asyir masih tarik-ulur hingga saat ini. Ya, nasibnya persis seperti hubungan aku dan kamu, tak jelas bagaimana ujungnya. Hufffttt…

Ehh, tapi kali ini eik lagi nggak mau bergalau-galau ria, biar Presiden Joko Widodo aja, galau menentukan arah kepentingan politiknya. Hiya, hiya, hiya.

Kalau dipikir-pikir, presiden kita ini memang suka aneh bin ajaib dalam menentukan keputusan. Kemarin bilang A, sekang bilang B. Sekarang setuju, besok belum tentu. Welehhh, begini amat sih Pakde.

Sekarang soal pembebasan Ba’asyir, pengacara TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra pernah bilang, kalau Ba’asyir tuh sebenarnya bisa saja bebas tanpa syarat. Namun, Jokowi tiba-tiba mengatakan, kalau Ba’asyir harus bebas dengan syarat berikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sayangnya, Ba’asyir menolak. Pokoknya negara berideologi Islam udah yang paling bener menurutnya.

Gara-gara Jokowi bilang Ba’asyir harus berikrar dulu, perkembangan pembebasan bersyarat Ba’asyir menjadi abu-abu. Sedangkan Menkopolhukam Wiranto mengatakan kalau hingga kini pemerintah yang berkepentingan masih mengkaji ulang keputusan hukum untuk Ba’asyir. Masih dirembukkan.

Hukum nggak bisa dilandaskan dengan kepercayaan, tapi keadilan.... Share on X

Sekretaris Umum DPP Front Pembela Islam (FPI) Munarman angkat bicara soal pembebasan Ba’asyir. Menurutnya, kalau pengajuan syarat pengucapan ikrar itu merupakan bentuk kalau pemerintah nggak percaya sama rakyatnya sendiri. Ba’asyir itu kan warga negara Indonesia juga.

Moon maap nih, mungkin pemerintah bukannya nggak percaya, hanya berhati-hati. Keinginan membebaskan sih pasti mau, apalagi bentar lagi pilpres kan ya, lumayan untuk mengambil peluang dapat suara dari umat Islam golongan Bang Munarman, pecinta ulama garis keras. Edededeh…

Tapi kalau Bang Munarman bilang, harusnya para elite penjual aset bangsa yang melakukan ikrar kesetiaan pada NKRI, eik setuju tuh.

Bener juga. Orang-orang macam itu juga perlu dipertanyakan kesetiaannya pada nusa dan bangsa ya. Ehh, tapi Ba’asyir juga harus. Kalau nggak gitu, nanti pengikutnya tetap beringasan menjadi teroris gimana? Bukankah hal tersebut juga nggak kalah menakutkan?

Baca juga :  Kerajaan Abadi Raja Ponsel Indonesia

Terus yang harus Bang Munarman maklumi, ikrar setia pada NKRI untuk Ba’asyir itu bukan karena doi warga negara yang sedang melalui proses naturalisasi. Kayak pemain bola aja. Ba’asyir itu bukan hanya ulama, bukan cuma WNI, tapi juga teroris. Teroris! Please deh… (E36)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...