HomeCelotehButuh Kepastian, Gerindra Buat #2019PrabowoPresiden

Butuh Kepastian, Gerindra Buat #2019PrabowoPresiden

Kecil Besar

“Kepastianlah yang kutunggu” ~Gigi, Kepastian yang Kutunggu


PinterPolitik.com

[dropcap]M[/dropcap]enjelang pemilihan presiden (Pilpres 2019), Pendiri sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad turun gunung guna mendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Nampaknya doi sudah sangat gemas dengan apa yang terjadi selama ini. Gemas karena kubu lawan punya massa #Jokowi2Periode ya? Wkwkwkwk.

Ternyata, Dasco tidak cukup puas dengan munculnya deklarasi gerakan #2019GantiPresiden. Doi nggak mau pihaknya berada di garis abu-abu, maka dibuatlah gerakan #2019PrabowoPresiden. Mantap! Masuk Pak Ekoooo!

Ada tagar baru nih: #2019PrabowoPresiden Share on X

Lewat Gerakan Nasional Prabowo Presiden (GNPP), Dasco ingin partainya meraih dukungan suara secara tegas, jelas, dan pasti. Bener kan, yang pasti-pasti itu emang lebih asik. Jadi kapan nih kamu ngasih kepastian, pilih petahana atau oposisi?

Haha, oke balik ke topik ya gaes. Melalui GNPP, Dasco bersedia merangkul simpatisan #2019GantiPresiden, meskipun sampai sekarang ia masih belum tahu apakah gerakan #2019GantiPresiden punya visi yang sama untuk mendukung Prabowo atau tidak. Oalaahh, Bapak ini pura-pura nggak peka atau gimana? Lah wong calonnya cuma dua pasang, kok pake bilang belum tahu sih… Uwuwuwuw

Waktu pertama kali diinisiasikan oleh Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera, para simpatisan menolak anggapan kalau gerakan #2019GantiPresiden itu bertujuan untuk mendukung Prabowo. Namun, setelah bakal capres-cawapres ditetapkan, tagar yang digunakan tak kunjung diganti. Deklarasi #2019GantiPresiden tetap dilakukan di mana-mana, tapi penolakan dari masyarakat juga tak terelakkan. Kubu Prabowo dianggap nyolong start kampanye, sementara kubu petahana dipandang bersikap reaktif dan panik. Jadi yang benar yang mana nih?

Dasco menduga sikap ambigu gerakan #2019GantiPresiden karena waktu dideklarasikan belum ada bakal capres, sehingga tidak menggunakan nama ‘Prabowo’. Hmm, tapi moon maap nih, kalau begitu ceritanya, berarti dari awal tagar itu dibuat memang untuk dukung Prabowo dong? Lha kok kemarin-kemarin pada berkilah? Ups!

Baca juga :  Hotel Sultan dan Mesin Uang Soeharto

Dasco lantas menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat, baik perorangan maupun kelompok dengan visi memenangkan Prabowo untuk bergabung dalam gerakan #2019PrabowoPresiden.

Ya udah, apapun nama tagarnya, yang penting siap ya, siap menang maupun kalah. Kalau menang inget janji kampanye, kalau kalah harus legawa. Kayak kata Wakil Presiden Jusuf Kalla, pemilu itu hanya lima tahun sekali, tapi persahabatan harus selama-lamanya. Jadi saingannya cuma di Pilpres, udahannya ya pelukan lagi. Hehehehe.

Ehhh, kayaknya seru juga kalau kita tambah tagar. Melihat apa yang terjadi selama ini, alangkah indahnya jika setiap kampanye disertakan pula tagar-tagar pembawa kesejukan, seperti #2019PemiluDamai, #2019SiapLegowo #2019SiapMoveOn, atau ada ide lain? Kayaknya bagus deh buat kesehatan pola pikir masing-masing simpatisan. Jadi nggak mikir menang terus, tapi juga harus siap jika calonnya gagal terpilih. Biar kalau jadi oposisi pun, menjadi oposisi yang bijaksana. Gimana tuh? Hehehe. (E36)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...