HomeCelotehBamsoet Hakim Kejam

Bamsoet Hakim Kejam

Kecil Besar

“Menunggu wakil rakyat yang sadar posisi untuk berbakti, tak gampang mabuk jabatan dan materi.”


PinterPolitik.com

[dropcap]K[/dropcap]etua DPR, Bambang Soesatyo a.k.a Bamsoet memunculkan bakatnya sebagai hakim. Bukan seperti hakim biasanya, Bamsoet menjadi hakim yang amat kejam kepada para pelaku kejahatan.

Pasalnya, saat Bamsoet menjadi hakim ia dinilai akan menjadi hakim yang tegas dan kejam. Hmmm, cocoklah untuk memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan.

Hal ini terbukti pada pengungkapan kasus narkoba satu ton sabu. Bamsoet dengan lantang mengatakan untuk menghukum mati bandar Narkoba itu. Wedeeewww, tanpa melalui persidangan, Bamsoet langsung menjadi hakim terhadap bandar itu, weeleeeeeh weleeeeeh sadissss.

Punya bakat terpendam menjadi hakim, apakah Bamsoet bersedia berhenti menjadi Ketua DPR? Hmmm, ternyata Bamsoet takkan rela melepaskan jabatannya sebagai Ketua DPR. Upppsss, terlalu nyaman ya jadi Ketua DPR? Weleeeeh weleeeeh.

Ternyata eh ternyata, Bamsoet itu tidak dalam arti sebenarnya menjadi hakim terhadap bandar Narkoba. Namun, penghakiman itu hanya bentuk kekesalan Bamsoet kepada para bandar Narkoba yang terus nekat menyelundup barang haram tersebut ke Indonesia.

Oh seperti itu ternyata, Bamsoet sangat senang dan mengapresiasi langkah Badan Narkotika nasional (BNN) yang berhasil menciduk penyelundupan narkoba melalui jalur laut.

Bamsoet juga tak mengenal toleransi kepada para bandar dan pengedar Narkoba. Weleeeeh weleeeeh, tak di kasih ampun ya Pak, uhuuuuy galak bener dah wkwkwk.

Tapi apakah Bamsoet itu bisa bersikap galak seperti ini, bila Narkoba juga menjangkit para anggota DPR? Hmmm, rasanya Bamsoet ga bakal segalak itu deh pas anggota DPR mau di tes urine.

Nah loh, kok ga galak sih Bamsoet ke anggota DPR? Kalau bener – bener niat jadi hakim yang kejam bagi para pengedar, bandar dan penyalahguna narkoba, seharusnya sih mendukung kalau anggota DPR itu melakukan tes urine.

Hmmm, rasanya Bamsoet agak pilih kasih ya? Katanya tidak ada toleransi bila berkaitan dengan Narkoba, ahhh syudahhlahhh, kalau begini sih tetep aja Bamsoet ga bisa galak sama anggota DPR.

Bukan prasangka buruk untuk jatuhkan marwah DPR, tapi seharusnya lewat tes urine itu komitmen Bamsoet berantas Narkoba bisa segalak kayak tenggelamkan kapal penyelundup Narkoba dan hukum mati bandar Narkoba.

Bamsoet mau menjaga marwah DPR atau melindungi pecandu? Weleeeeeh weleeeh. (Z19)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

KPK telah memulai penyelidikan terhadap LHKPN milik Kajati Sumsel Sarjono Turin karena diduga tidak jujur

PinterPolitik - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menyoroti Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Selatan (Sumsel) Sarjono Turin. KPK...

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...