Coretan PolitikKPK telah memulai penyelidikan terhadap LHKPN milik Kajati Sumsel Sarjono Turin karena...

KPK telah memulai penyelidikan terhadap LHKPN milik Kajati Sumsel Sarjono Turin karena diduga tidak jujur

PinterPolitikKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menyoroti Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Selatan (Sumsel) Sarjono Turin. KPK menduga ada yang aneh dalam LHKPN yang dilaporkan Sarjono.

“2019 dia masukin (harta kekayaan) Rp1,6 miliar, 2020 dia masukin persis angkanya sama. Jadi lagi kita lihat nih jangan-jangan copas,” ujar Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan di Gedung ACLC, Kavling C1, Jakarta Selatan, Selasa (5/9/2023).

Pahala menduga Sarjono Turin tak jujur dalam melaporkan LHKPN kepada KPK. Ditambah, Pahala menyebut Sarjono tak menyampaikan LHKPN pada 2021. Kemudian di tahun 2022 Sarjono melaporkan namun dirasa Pahala ada yang kurang.

“2021 dia enggak masukin (laporan), 2022 dia masukin tapi kurang surat kuasa anak. Minggu lalu kita sudah dapat surat kuasanya dan sudah tayang, (di laman elhkpn.kpk.go.id) hartanya Rp2 miliar,” kata Pahala.

Dari LHKPN terbaru yang dilaporkan Sarjono, menurut Pahala ada yang aneh soal pemilikan tanah seluas 77 meter namun harganya hanya Rp2 jutaan di Tangerang. Selain itu, ada juga tanah seluas 123 meter seharga Rp4 juta.

“Nah yang ditanya kok ada 77 meter tapi harganya Rp 2 jutaan. Itu beliau naruh pembelian tanah di Tangerang tahun 2008. Jadi dia tanah Rp2 juta berapa, dan tidak pernah diupdate sama sekali berapa NJOP nya, berapa nilai wajarnya,” kata Pahala.

Menurut Pahala, ada kemungkinan pihaknya akan memanggil dan memeriksa langsung Sarjono di KPK untuk klarifikasi berkaitan hal tersebut.

“Baru kita cek dulu di dalam. Nanti akan kita putuskan juga apakah akan kita undang untuk klarifikasi untuk jelasin ini kenapa ini nilainya segini,” kata Pahala.

Baca juga :  Elon Musk, Puppet or Master?

Rincian LHKPN Sarjono

Dikutip dari laman elhkpn.kpk.go.id yang diakses pada Selasa (5/9/2023), Sarjono tercatat memiliki harta sebesar Rp2.107.555.082. Harta itu dia laporkan pada Maret 2023 untuk tahun periodik 2022.

Sarjono tercatat melaporkan memiliki 14 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Jambi, Tangerang, dan Bogor senilai Rp1.061.791.000.

Berikut rinciannya:

Tanah Seluas 410 m2 di Jambi Rp15 juta
Tanah Seluas 354 m2 di Jambi Rp12 juta
Tanah Seluas 123 m2 di Tangerang Rp4 juta
Tanah Seluas 77 m2 di Tangerang Rp2.079.000
Tanah Seluas 202 m2 di Tangerang Rp9.696.000
Tanah Seluas 100 m2 di Tangerang Rp4.800.000
Tanah Seluas 192 m2 di Tangerang Rp9.216.000
Tanah Seluas 432 m2 di Jambi Rp30 juta
Tanah dan Bangunan Seluas 500 m2/300 m2 di Tangerang Rp400 juta
Tanah dan Bangunan Seluas 130 m2/100 m2 di Jambi Rp40 juta
Tanah Seluas 600 m2 di Bogor Rp125 juta
Tanah Seluas 600 m2 di Bogor Rp125 juta 125.000.000
Tanah Seluas 650 m2 di Bogor Rp135 juta
Tanah Seluas 700 m2 di Bogor Rp150 juta

Sementara alat transportasi Sarjono melaporkan memiliki tiga mobil dan dua motor senilai Rp895 juta. Harta bergerak lainnya senilai Rp10.800.000. Kas dan setara kas sebesar Rp139.964.082. Jadi total harta yang dia laporkan senilai Rp2.107.555.082.

spot_img

#Trending Article

GoTo “Almarhum” Karya Anak Bangsa?

Wih, para “anak bangsa” yang meninggalkan “Karya Anak Bangsa”. Tinggal “Karya” dong berarti? Hihihi. Share pendapat kalian di kolom komentar ya! 

Konsesi Tambang NU cs, Gak Bahaya Ta?

Pertama ormas keagamaan, terus ormas lain kepingin juga?  Melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 tahun 2024 tentang Perubahan atas PP Nomor 96 Tahun 2021 tentang...

Ayo, Mbak Taylor! Jangan Diam Aja!

They aren’t gonna change this. We gotta do it ourselves~  Lirik di atas adalah lagu Mbak Taylor Swift yang judulnya “Only The Young” (2020). Lagu...

Posisi Baru Untuk Megawati di PDIP

Uwaaw  Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP disebut tengah persiapkan sejumlah jabatan tinggi baru. Pertama adalah posisi Ketua Harian yang akan memiliki tugas mengurusi keperluan harian...

Putusan MA, Karpet Merah Kaesang?

Jokesnya di linimasa ada mahkamah kakak dan ada mahkamah adik?  Gugatan Partai Garuda diputus Mahkamah Agung (MA) dengan mengubah batas waktu perhitungan usia bakal calon...

Setuju ke Indomaret & Alfamart Tak Bayar Parkir?

Apakah kalian setuju kalau parkir liar dihapuskan? Share pendapat kalian di kolom komentar ya!

Siapa di Balik Kasus Jampidsus?

Kalau diadu domba Polri dan Kejagung, yang untung mah mereka-mereka yang kasus-kasusnya tengah diusut tuh. Setuju nggak? Share di kolom komentar ya!

Apa yang Sebenarnya Diinginkan Israel?  

Stop war!  Hingga kini peperangan dan penindasan masih berkecamuk di Palestina, terbaru, Israel bahkan luncurkan serangan ke kawasan Rafah yang juga tewaskan banyak anak kecil.  Pertempuran...

More Stories

Ma’ruf Amin dan Isu Integritas

Ma’ruf Amin secara resmi telah ditetapkan sebagai kandidat cawapres Joko Widodo. Sontak, masa lalu sang kiai kembali dibahas di media sosial. PinterPolitik.com Ma’ruf Amin, pria berusia...

Mahfud MD, Cak Imin dan PKB

Jelang pengumuman cawapres, PBNU seperti terbelah. PinterPolitik.com Ribut-ribut soal cawapres tampaknya akan berakhir ketika muncul dua nama yang akan mendampingi Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Kedua...

PAN, Politik Bunglon?

Pertemuan Zulkifli Hasan dengan Jokowi, membuat arah politik PAN makin tidak jelas, apakah partai ini akan berpihak pada Prabowo atau Jokowi? PinterPolitik.com Mungkin, bulan ini adalah...