HomeCelotehAnak STM Mendemo “Anak TK”

Anak STM Mendemo “Anak TK”

Kecil Besar

“Keterangan saya tidak begitu dipahami, karena memang enggak jelas bedanya antara DPR dan Taman Kanak-Kanak,” – Abdurrahman Wahid, Presiden RI ke-4


Pinterpolitik.com

Awas, awas, anak STM turun gelanggang! Wah, wah, siswa-siswa yang masih memakai pakaian putih abu-abu ini ternyata ikut terjalan menyikapi berbagai perkembangan terkini negeri. Loh, kok memangnya kenapa ya mereka bisa sampai ikut turun ke lapangan?

Banyak berseliweran gambaran bahwa mereka ini hanya ingin membantu kakak-kakak mereka yang telah berdemonstrasi satu hari sebelumnya. Mereka boleh jadi hanya ingin menunjukkan solidaritas kepada mahasiswa yang sebelumnya direpresi oleh aparat.

Sayangnya, berdasarkan tangkapan berbagai media, banyak sekali dari siswa STM ini tidak memahami isu yang tengah berkembang. Perkara semacam revisi UU KPK dan RKUHP tampak masih menjadi sesuatu yang susah dijawab mereka saat ditanya para pewarta.

Nah, banyak yang menganggap bahwa anak-anak STM ini hanya menyalurkan hobi lama mereka aja. Maklumlah, masih ada stigma melekat di siswa-siswa sekolah kejuruan ini di mana mereka kerap bolos sekolah dan terlibat tawuran.

Meski demikian, kehadiran siswa-siswa STM ini juga bisa jadi gambaran bagaimana amarah kepada pemerintah dan DPR ini sudah amat sangat memuncak. Makanya, siswa-siswa STM yang tak begitu paham isu pun sampai harus turun ke jalan karena saking geramnya.

Rasa geram inilah yang kemudian membuat banyak netizen justru mendukung dan menyemangati gerakan siswa-siswa STM ini. Eh, tapi kalau sampai melakukan kekerasan dan perusakan, jangan sampai diglorifikasi berlebihan ya.

Anak STM mendemo DPR mah sama saja seperti mendemo anak TK, itu kata Gus Dur loh ya Share on X

Nah, yang menarik, netizen mulai kreatif memikirkan kelompok-kelompok umur mana lagi yang bakal ikutan turun ke jalan. Saking kreatifnya, mereka bertanya kapan ya anak TK mau turun ke jalan?

Baca juga :  Hotel Sultan dan Mesin Uang Soeharto

Wah, netizen ini kayaknya gak pernah belajar dari sejarah para presidennya. Anak TK itu sebenarnya yang ada di Senayan yang jadi sasaran amarah mahasiswa dan anak-anak STM. 

Ingat gak, presiden keempat Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pernah bilang bahwa anggota DPR itu ibarat anak TK? Jadilah kejadian demo kemarin itu adalah anak STM mendemo anak TK.

Apapun, mau dia anak STM, mau mahasiswa, mau pengendara ojek semua punya hak untuk marah. Apalagi, kalau pemerintah dan DPR masih bebal, jangan salahkan kalau masih akan ada banyak elemen masyarakat yang mau turun ke jalan. 

Eh, ada yang merhatiin gak ya, STM kan biasanya saling bermusuhan, kok mereka bisa bersatu? Wah, jangan-jangan “anak-anak TK” di Senayan ini udah jadi musuh bersama anak-anak STM? Mantap ya DPR, bisa jadi juru damai anak-anak STM. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Menkominfo “Membunuh” Online Shop?

“Bagi rakyat, politik bukan urusan koalisi atau oposisi, tetapi bagaimana kebijakan publik mengubah hidup sehari-hari”. – Najwa Shihab Pinterpolitik.com Dampak demonstrasi dan kericuhan 21-22 Mei...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...