HomeNalar Politik

Nalar Politik

PAL-PINDAD-PTDI: Trinitas Industrialisasi RI?

Ketika tiga BUMN pertahanan Indonesia mencetak rekor laba di momen bersamaan, pertanyaannya bukan lagi soal alutsista — melainkan apakah Indonesia akhirnya menemukan jalan industrialisasinya sendiri. 

The One-Man Band

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?

spot_imgspot_img

Political Dilemma RUU Perampasan Aset?

RUU Perampasan Aset dinilai jadi senjata ampuh lawan korupsi. Namun, sejumlah pihak wanti-wanti penerapannya, mengapa?

The Real Aura Farming Yusril?

Yusril Ihza Mahendra belakangan tampak berbenah dan mulai aktif bersafari isu hukum. Lebih dari sekadar tupoksi, langkah ini mencerminkan “aura farming”, seni mengelola citra, kharisma, dan legitimasi simbolik pejabat publik di era komunikasi politik yang kerap rawan blunder berbuntut fatal.

Pramono dan Resep Khas PDIP?

Pramono Anung diusulkan warganet jadi capres 2034. Akankah resep khas PDIP mengantarnya ke panggung nasional?

The Fourth be With You

Empat pemimpin dunia berdiri berdampingan dalam satu frame foto yang akan menjadi viral dan diperdebatkan di beberapa negara.

Akhir “Dewi Sri”, Abdi “Pangeran Purbaya”

Pergantian Menteri Keuangan dari Sri Mulyani ke Purbaya Yudhi Sadewa kiranya bukan sekadar reshuffle, melainkan simbol pergeseran gaya kepemimpinan fiskal Indonesia. Dari “Dewi Sri” sang penjaga kesuburan ke “Pangeran Purbaya” pembawa bara keberanian, transisi ini menguji legitimasi politik, komunikasi publik, dan arah fiskal era Presiden Prabowo.
spot_img

Latest

Diesel yang Padam, Neraca yang Menyala

The One-Man Band

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?

More Stories