HomeCelotehPDIP Takut PDIP?

PDIP Takut PDIP?

Kecil Besar

“Mahasiswa takut pada dosen, dosen takut pada dekan, dekan takut pada rektor,” – Taufiq Ismail, Takut ’66, Takut ‘98


PinterPolitik.com

Sepertinya memang sudah menjadi tugas DPR ya untuk mengkritisi pemerintah dalam perkara apapun. Sikap kritis anggota dewan ini nampak misalnya pada rapat yang diikuti oleh Komisi II DPR dengan Kementerian  Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Kala itu, Menpan RB Tjahjo Kumolo hadir langsung untuk bertemu dengan para wakil rakyat itu. Nah, ternyata, sosok Pak Tjahjo yang berlatar belakang kader partai ini mendapatkan sorotan khusus dari salah satu peserta rapat.

Di rapat itu anggota Komisi II DPR RI dari fraksi PDIP Cornelis, mempertanyakan kenapa sih Menpan RB dikasih ke PDIP. Ia mempertanyakan kenapa jabatan itu gak diberikan ke partai lain aja gitu.

Hmmm, ini aneh gak sih? Bukannya harusnya Pak Cornelis seneng ada koleganya jadi menteri? Bukannya bisa menguntungkan kalau “bos”-nya para ASN ada di satu kubu dengannya? Kok ini malah PDIP takut sama PDIP?

Kalau merujuk ke pernyataannya Pak Cornelis, sepertinya yang menjadi sorotan adalah rencana Pak Jokowi untuk menyederhanakan birokrasi dengan menghapus sejumlah jabatan eselon. Nah, katanya ia takut kalau para abdi negara ini nanti marah dan balas dendam ke PDIP. Waduh.

Oh, itu penyebab Pak Cornelis khawatir kalau jabatan Menpan RB dikasih ke kader partai. Kirain PDIP dan Pak Cornelis itu mau bersikap kritis supaya jabatan krusial seperti Menpan RB yang memegang banyak ASN gak dipegang kader partai. Ternyata itu toh, penyebab ketakutan Pak Cornelis. Ckckckck.

Ditanya rekan separtanya sendiri itu, Pak Tjahjo ternyata punya jawaban tersendiri. Menurut mantan menteri dalam negeri itu, semua kebijakan itu ada risiko tersendiri, tapi ya risiko itu kan untuk kepentingan bangsa dan negara. Oke deh.

Terlepas dari itu semua, sebenarnya mungkin PDIP dan Pak Cornelis gak usah khawatir-khawatir banget sama perkara balas dendam. Kan sekarang Pak Tjahjo lagi membuka CPNS besar-besaran, jadi ya akan ada banyak ASN baru yang senang karena dapat pekerjaan idaman.

Baca juga :  Sultan Jogja: Simpul Kuasa Indonesia

Nah, tinggal ditunggu aja apakah mereka akan senang juga sama Pak Tjahjo dan PDIP karena telah membuka CPNS. Kalau senang kan lumayan. Lumayan buat apa coba? (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Giring Ingin Balik Nyanyi Lagi?

Video Ketum PSI Giring Ganesha nyanyikan lagu Nidji tersebar di media sosial. Apakah Giring ingin balik nyanyi lagi dan lupakan politik?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...