HomeCelotehSoftbank Kerap Rugi, Nasib Ibu Kota?

Softbank Kerap Rugi, Nasib Ibu Kota?

Kecil Besar

“Bukan maksudku mau berbagi nasib, nasib adalah kesunyian masing-masing,” – Chairil Anwar, Pemberian Tahu


PinterPolitik.com

Pembicaraan tentang ibu kota baru di Pulau Kalimantan sepertinya menjadi salah satu hal yang menarik ya. Gimana enggak, kalau membicarakan ini, gak bisa hanya tentang pemindahan pusat pemerintahan, tetapi juga soal investasi yang akan menyertainya.

Salah satu pihak yang direncanakan akan berinvestasi di ibu kota baru adalah perusahaan asal Jepang yaitu Softbank. Konon, raksasa dari negeri sakura ini bakal berinvestasi di ibu kota negara baru hingga mencapai 30 miliar dolar AS.

Gak hanya itu, Masayoshi Son, CEO dari perusahaan ini juga bakalan terlibat secara khusus dalam proses pemindahan ibu kota. Bersama Putra Mahkota Uni Emirat Arab Sheikh Mohamed bin Zayed dan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, ia akan menjadi dewan pengarah dalam  proyek ibu kota baru.

Meski keterlibatan Softbank dan Masayoshi terdengar sebagai sesuatu yang mewah, sebenarnya ada isu yang ada di beberapa orang kala mendengar korporasi tersebut.

Selama beberapa waktu terakhir, berita tentang investasi Softbank kerap kali kurang menggembirakan. Dalam banyak kasus, kata rugi kerap mewarnai pemberitaan ivestasi perusahaan asal Jepang tersebut di berbagai perusahaan rintisan alias startup.

Salah satu startup binaan Softbank yang berstatus Unicorn yaitu Wework dikabarkan mengalami kerugian cukup dalam. Perusahaan coworking space itu mencapai 1,25 miliar dolar AS. Akibatnya, PHK karyawan jadi sesuatu yang sulit dihindari.

Selain WeWork, baru-baru ini, perusahaan lain yang dibina oleh Softbank juga mengalami kerugian. Perusahaan yang dimaksud adalah Cloudmind yang pada tahun lalu disebut mengalami kerugian sebesar 100 juta dolar AS.

Nah, dari berbagai riwayat tersebut, publik mungkin akan bertanya-tanya, bagaimana ya dengan nasib rencana investasi Softbank di Indonesia? Apakah akan ada pengaruhnya? Apakah hasilnya tetap akan sesuai dengan yang diharapkan?

Tentu, jawabannya masih misteri. Toh, skema investasi dari perusahaan ini di ibu kota baru konon baru akan diungkap pada Februari mendatang. Kita tunggu aja deh bagaimana nasib investasi mereka dan bagaimana pula proyek ibu kota baru ini akan memberi hasil. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Giring Ingin Balik Nyanyi Lagi?

Video Ketum PSI Giring Ganesha nyanyikan lagu Nidji tersebar di media sosial. Apakah Giring ingin balik nyanyi lagi dan lupakan politik?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...