HomeCelotehErick Thohir dan Rumah Milenial

Erick Thohir dan Rumah Milenial

Kecil Besar

“Lebih baik di sini, rumah kita sendiri,” – God Bless, Rumah Kita


PinterPolitik.com

Punya rumah tinggal sendiri sepertinya jadi dambaan banyak orang ya. Sayangnya, buat generasi milenial ini jadi kemewahan yang hampir pasti sulit diwujudkan seiring dengan harga hunian yang makin tak ramah. Kalaupun ada yang terjangkau harganya, lokasinya umumnya udah semakin gak terjangkau.

Sulitnya mendapatkan kebutuhan papan ini mungkin disadari oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Mantan Mendikbud ini kan emang terkenal memiliki program rumah DP 0 persen agar kepemilikan rumah jadi lebih mudah.

Sayangnya, gak semua sepakat dengan ide Pak Anies tersebut. Menteri BUMN Erick Thohir misalnya menyatakan kalau dia gak setuju dengan program pembelian rumah dengan uang muka nol persen. Loh, kok bisa?

Kalau kata Pak Erick, program ini tidak mendidik generasi muda untuk menabung. Menurutnya, kalau anak muda dibiasakan untuk menabung, maka akan ada rasa tanggung jawab.

Selain itu, Pak Erick juga menyoroti kekhawatirannya apabila rumah DP 0 persen itu justru gak diambil oleh genarasi muda dan malah diambil para pialang atau trader untuk dijual kembali.

Hmmm, pernyataan Pak Erick mungkin ada benarnya juga. Emang sih, rumah DP 0 persen ini bisa jadi solusi kemudahan, tapi bukannya sama sekali gak ada risiko. Di luar perkara tabungan dan dibeli pialang misalnya, kekhawatiran soal kredit macet juga jadi risiko dari program tersebut.

Meski demikian, gimana dong nasib para generasi muda yang mau beli rumah? Kan sekarang banyak yang nyalahin generasi Pak Erick ke atas sebagai penyebab dari sulitnya generasi milenial buat membeli rumah.

Mungkin, Pak Erick sebenarnya udah punya jawaban kalau ditanya seperti itu. Jadi, sosok yang dikenal dengan grup Mahaka ini akan pergi ke Jepang untuk merayu Japan Bank for International Cooperation (JBIC) demi program 1 juta rumah untuk milenial.

Oh, ternyata Pak Erick udah punya rencana tersendiri ya terkait dengan perumahan bagi generasi muda ini. Semoga bisa beneran mempermudah generasi milenial buat punya rumah ya.

Eh, di luar itu kok ketidaksetujuan Pak Erick ke programnya Pak Anies bisa barengan dengan anggota kabinet lain yang mengritik sang gubernur ya? Apakah ini hanya kebetulan? (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Ada Apa Dengan Fredrich?

Setelah ditangkap KPK atas tuduhan menghalangan penyidikan, Fredrich Yunadi ternyata belum kapok. Ia berkoar sana sini, bahkan sampai mengajak boikot KPK segala. Ada apa...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...