HomeCelotehPrabowo-Sandiaga vs Stuntman

Prabowo-Sandiaga vs Stuntman

Kecil Besar

“Pemimpin besar hampir selalu penyederhana besar, yang dapat memotong argumen, debat, dan ragu untuk menawarkan semua orang bisa mengerti solusi.” ~Colid Powell


PinterPolitik.com

[dropcap]K[/dropcap]PU punya gagasan soal acara penyampaian visi-misi delapan hari sebelum debat perdana, yakni pada 9 Januari 2019. Namun, format pemaparannya KPU serahkan kepada paslon untuk bersepakat. Yassalam, kenapa keputusannya mesti meminta tanggapan kedua kubu sih? Bisa nggak kelar-kelar urusan, kebanyakan debat. Wkwkwkwk.

Tim Prabowo Subianto-Sandiaga Uno merasa kalau setiap paslon sangat perlu menyampaikan visi-misi secara langsung. Nggak perlu pake stuntman. Hmmm, ini sebenarnya lagi mau Pilpres atau shooting film action sih? Kok bawa-bawa stuntman segala? Ckckckck

Jubir divisi hukum tim Prabowo-Sandiaga, Habiburokhman, menyatakan idealnya pasangan calon memaparkan langsung visi dan misi itu. Karena, yang paling tahu soal visi dan misi kan paslon sendiri. Lagi pula paslon juga yang akan melaksanakannya.

Menurut Habiburokhman, sebelum debat pertama, rakyat harus udah tahu banyak informasi soal calon pemimpinnya. Misalnya informasi soal rencana pengelolaan negara lima tahun ke depannya mau kayak apa. Dan itu harus dari pasangan calonnya sendiri.

Hmm, tapi moon maap, kalau soal rencana tata kelola negara gitu bukannya bisa dijelaskan ketika debat ya? Kalau sudah dipaparkan duluan sebelum debat, terus nanti pas debat mau ngomongin apa? Maaf, hanya mengingatkan.

Terus mau dibawa ke mana acara penyampain visi misi capres-cawapres 2019? Share on X

Bagaimana pun menurut BPN penyampaian visi misi sebelum debat Pilpres harus dilakukan langsung oleh paslon. Kesibukan harusnya tidak bisa dijadikan alasan, karena penyampaian visi-misi adalah hal penting kenegaraan. Kalau Prabowo dan Sandiaga insyaallah katanya siap, kalau Pakde Jokowi dan Kiai Ma’ruf gimana?

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Abdul Kadir Karding, mikirnya beda lagi gaes. Menurutnya penyampaian visi-misi oleh paslon tuh nggak perlu. Cukup disampaikan oleh timses saja. Nanti tim kampanye yang akan memberikan penjelasan aspek teknik. Kenapa?

Sepemikiran politisi PKB ini, pemaparan visi-misi oleh pasangan calon dikhawatirkan akan menghilangkan momentum debat Pilpres yang diharapkan masyarakat. Nanti debat Pilpres jadi nggak greget lagi.

Hmmm, kok saya kesel ya dengar alasannya? Jadi alasannya cuma karena biar dapet momentum kesakralan debat kandidat toh? Bukan soal masyarakat butuh atau tidak butuh? Zzzz

Jadi gimana nih Pak KPU? Kedua kubu nggak klop. Mau sampai kapan nunggu mereka sepakat? Sampai Gunung Krakatau punya cucu? Etdahhh… kalau memang penyampaian visi misi itu penting, mending KPU putuskan langsung deh aturannya harus seperti apa. Biar nggak bertele-tele… (E36)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Giring Ingin Balik Nyanyi Lagi?

Video Ketum PSI Giring Ganesha nyanyikan lagu Nidji tersebar di media sosial. Apakah Giring ingin balik nyanyi lagi dan lupakan politik?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...