HomeCelotehPKS Tunggu Bola Prabowo

PKS Tunggu Bola Prabowo

Kecil Besar

“Jika kamu tidak mampu menerima kekalahan, maka kamu tak akan mampu untuk merayakan kemenangan.” ~ Steven Gerrard


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]KS sebagai salah satu partai yang sejak lama menjalin hubungan dengan Prabowo tetap ngotot memperjuangkan rekomendasi ijtima ulama.

Ehh tapi sekarang katanya sih PKS masih bisa legowo kalau Ustaz Abdul Somad yang dipilih, yang penting orangnya harus hasil ijtima ulama. Wah, yakin nih nggak ngotot untuk mengusung Salim Segaf? Ku pegang perkataanmu yaa…

PKS juga mengatakan kalau dukungannya pada Prabowo saat ini hanya bersifat de facto. Jika ingin berlanjut sampai pada koalisi de yure, Prabowo harus memilih cawapres dari rekomendasi ulama. Terus kalau doi nggak milih calon lain, PKS mau say goodbye? Oalahhh, sungguh hubungan yang rumit. Wkwkwkwk.

Kemarin Presiden PKS Sohibul Iman bilang, keputusan partai masih dinamis, karena sampai sekarang Prabowo belum melempar sinyal kepada dua calon tersebut. Katanya, Prabowo udah megang bola, tapi belum jelas mau dioper ke siapa.

Wah, kalo bolanya dia pegang sendiri, mungkin emang doi nggak mau ngajak main. Atau bisa jadi Prabowo masih menimbang mau dikasih ke siapa bola tersebut. Pastinya, kalo mau menang, doi harus memberikan bola kepada orang yang posisinya paling dekat dengan gawang lawan. Biar kemungkinan gol-nya lebih besar. Nah, sekarang coba liat lagi, posisi PKS ada di mana? Di garis tengah kah? Bagian sayap kah? Atau jangan-jangan posisi PKS itu cuma sebagai pemain belakang, yang kerjanya membantu pertahanan tim. Wkwkwkwk.

Tapi bagaimanapun posisi PKS, Sohibul tegas tidak akan mendukung Jokowi sebagai capres di Pilpres 2019. Nanti mau dibawa ke mana #2019gantipresiden? Mau abstain? Duh, gimana mau ganti presiden kalo nggak punya suara? Mau bikin poros ketiga? Pendaftarannya sudah mepet loh. Hehehe.

Kesimpulan yang diambil PKS, menurut Sohibul, belum bisa dipastikan hingga saat ini. Namun jika ada perubahan, maka keputusan akan diambil lewat Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP).

Baca juga :  Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Oke gaes, kita nantikan aja kapan dan bagaimana drama ini akan berakhir. Eike percaya, mau sekuat apapun PKS memegang ego atau sehebat apapun PKS mencoba setia, tetaplah takdir Tuhan yang berkuasa. Azeeekkk.(E36)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...