HomeCelotehPrabowo-Sandiaga, Gimik atau Fakta?

Prabowo-Sandiaga, Gimik atau Fakta?

Kecil Besar

“Semua yang kita dengar adalah opini, bukan fakta. Semua yang kita lihat adalah perspektid, bukan kebenaran.” ~Marcus Aurelius


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]olitikus PKS Suhud Alynudin mengaku, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto selaku capres menawarkan posisi cawapres pada Wakil Gubernur DKI Jakarta sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno untuk Pilpres 2019.

Sejumlah alasan dikemukakan mengapa Sandi dipilih. Mulai dari pengetahuan ekonomi, modal logistik, hingga usia. PKS sendiri masih menimang nama Sandi. Tapi sih tetap, rekomendasi dari ijtima ulama masih menjadi sandaran PKS.

Weleh-weleh, rekomendasi calon yang hasil ijtima ulama aja masih jadi polemik, belum lagi tawaran dari partai koalisi yang juga punya ego buat mengusung kadernya, ya kali Gerindra malah mau ngajuin kedua kadernya jadi capres-cawapres. Mau nggak punya temen? Eh tapi kalau Demokrat setuju mah woles. Wkwkwkwk.

Ketika dimintai keterangan, Sandi hanya senyum-senyum sendiri. Dia mengatakan kalau sudah tidak punya kapasitas membuat statemen politik karena sudah mundur sebagai ketua tim pemenangan Prabowo.

Liat reaksi Sandi yang menggemaskan gitu, eike jadi inget sosok lain yang kalau ditanya cuma tersipu. Yup, Anies Baswedan, kebayang kan wajah doi waktu ditanya soal jadi cawapres, sama juga, suka senyum-senyum nggak jelas. Ckckckck.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan kalau nama Sandiaga baru sekadar wacana saja. Munculnya nama Sandi bukan dari internal Partai, tetapi merupakan keinginan sebagian kelompok di luar partai.

Lah, kalau baru wacana ngapa udah dikoar-koar ke media? Biar apa coba? Duh..duh… lama-lama politisi kita jadi kayak selebriti aja, suka bikin gimik renyah. Udah deh, mendingan fokus, nggak usah membuat pernyataan berbau gimik yang bikin geregetan. Huft!

Dari awal wacana tersebut sudah mencurigakan sih. Lagipula, kalau mau jadi cawapres Prabowo kan harus mendapatkan persetujuan dari empat partai politik pendukung Prabowo. Lah, mereka aja ngancem minta bubar kalau calon yang mereka inginkan tidak dipilih Prabowo.

Baca juga :  MBG dan Runtuhnya 'Republik Tepung'

Kalau dipikir-pikir kasihan juga ya Pak Prabowo ini, sampai sekarang masih disibukkan dengan bisikan-bisikan gaib soal cawapres yang makin lama makin memanas. Beda banget sama kubu petahana yang dikerubutin kayak semut. Bahkan ada yang menyebutkan kalau bakal ada tambahan beberapa partai yang akan bergabung. Hihihi, pokoknya semangat terus ya buat Pak Prabowo. Ini kan kesempatan terakhir Bapak buat jadi presiden. Hehehe. (E36)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Giring Ingin Balik Nyanyi Lagi?

Video Ketum PSI Giring Ganesha nyanyikan lagu Nidji tersebar di media sosial. Apakah Giring ingin balik nyanyi lagi dan lupakan politik?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...