HomeCelotehSeskab ‘Teror’ Jokowi?

Seskab ‘Teror’ Jokowi?

Kecil Besar

“Berani tak kurangi umur, takut tak menambah umur. Jadi jangan pilih takut karena membuat Anda tak berguna”.


PinterPolitik.com

[dropcap]U[/dropcap]rat takut Presiden Joko Widodo hampir putus. Pasalnya, Jokowi saat melakukan lawatan ke beberapa wilayah konflik aja santai sekali, tak ada rasa khawatir maupun rasa takut menghantuinya.

Ya walaupun yang ketar-ketir itu justru Komandan Paspampres dan Menteri Luar Negerinya, weleeeeh weleeeeh. Apalagi saat lawatannya ke Afghanistan, weeedeeewww teror bukan hanya menghantui Jokowi secara sembunyi – sembunyi, tapi sudah nampak di depan mata. Hhmmm sadis.

Kayaknya sih tidak adanya rasa takut Jokowi itu karena sudah mendapat bocoran dari intelijennya. Masa iya juga sih ga ada takut – takutnya, weleeeh weleeeeh.

Etttt kalaupun udah dapet bocoran, tapi saat kunjungan itu banyak peluru nyasar, bom meledak di mana-mana, hati kecil Jokowi pasti bilang: “Busettttt ngeri juga ya, weleeeh weleeeh”.

Tapi kali ini teror yang menghampiri Jokowi tak main-main lagi. Jokowi mendapat teror yang lebih mengancam posisinya. Waduh, tapi kok Jokowi ketakutan gitu sih? Wedeeew, beda banget kayak di Afghanistan kemaren. Hmmm, akhirnya urat takutnya nyambung lagi.

Yang lebih parah itu pihak yang meneror Jokowi itu jelas dari Mantan Sekretaris Kabinetnya sendiri. Hmmm digembosi orang dalamnya sendiri. Emangnya enak? Weleeeeh weleeeeeh.

Tapi kok Jokowi sekarang malah ketakutan sih? Kan terornya itu datang dari orang dalam dan lokasinya di Indonesia. Bukannya pengamanannya justru lebih ketat ya?  Uhuuukkk, uhuuuk setidaknya terukurlah mau menerornya itu gimana.

Ternyata eh ternyata semua berasal dari Andi Widjojanto, Sekretaris Kabinet yang meneror Presiden Jokowi. Lah itu kan udah bukan Seskab, lebih tepatnya mantan Seskab, upppsss.

Wedeeeww, motifnya gara-gara sakit hati dicopot? Atau karena Andi kecewa, dibuang walau sudah berjuang mati – matian memenangkan Jokowi?

Teror apa sih yang diberikan mantan Seskab ini? Andi itu kan pengamat militer, teror Andi ini berbentuk prediksi Jokowi yang akan diserang lawan politiknya dengan isu kemunduran dan pengingkaran demokrasi.

Karena hal ini, Jokowi ‘takut’ sebab berpotensi jadi sasaran tembak lawan politik sehingga tidak terpilih kembali sebagai Presiden di periode kedua, weleeeeh weleeeeh. (Z19)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...