HomeCelotehSinyal Kuat Pendamping Kang Mail

Sinyal Kuat Pendamping Kang Mail

Kecil Besar

“Seorang pemimpin adalah orang yang melihat lebih dari yang orang lain lihat, yang melihat lebih jauh daripada yang orang lain lihat.”


PinterPolitik.com

[dropcap]K[/dropcap]ang Mail memang menjadi salah satu primadona di Pilgub Jawa Barat. Bahkan, ada konvensi khusus untuk mencari pendampingnya.

Mirip konvensi Partai Demokrat berarti ya? Seberapa istimewanya sih Kang Mail sampai diperebutkan begitu. Weleeeeh weleeeh.

Tapi ada catatan nih, buat para calon pendamping Kang Mail yang mau daftar konvensi harus punya ide tentang sesuatu. Mau tau?

Tapi sebelumnya lebih dari tiga orang yang sudah mau mendaftar jadi pendamping Kang Mail perlu dipikirkan lagi nanti khawatirnya hasil konvensinya ga dipake lagi buat maju di Pilgub Jawa Barat.

Weleeeh weleeeeh mirip kaya konvensi Demokrat yang tak terpakai hasilnya hehehe

Makanya pastikan dulu kira-kira hasil konvensi itu dipake buat nanti ga?

Kalau bicara kompetensi sih kayanya sudah mumpuni tinggal mencocokkan aja sama seleranya Kang Mail karena ada kriteria khusus dari Kang Mail untuk para calon pendampingnya.

Apaan tuh kriterianya, Kang?

Kata Kang Mail, calon pendampingnya harus punya ide dan ketertarikan untuk membangun Jawa Barat yang dimulai dari desa – desa. Weleeeh weleeeh.

Nah coba pikirin dulu para calon pendamping Kang Mail, punya ga gagasan tentang itu? Kalau engga tinggal kubur saja niatan untuk mendampingi Kang Mail di Pilgub Jabar. Hehehe.

Tapi nih ya, kalau dianalisa seksama ucapannya Kang Mail itu  kaya mengarah pada salah satu tokoh yang punya fokus membangun desa.

Hmmm, alamatnya sih ini konvensi formalitas aja, biar para calon pendamping merasa terakomodir aja aspirasinya padahal kan hasilnya udah ada. Hmmm, katanya sih ini juga wkwkwk

Cuma yang jadi persoalan itu, para calon pendamping ini berasal dari partai pendukung Kang Mail yang berbeda – beda, otomatis agak sulit mempertimbangkan.

Kalau ga milih partai ini, surat rekomendasinya dicabut atau dikasih ke orang lain. Weleeeh weleeeh repot kan kalau gitu. Blunder kang blunder wkwkwk

Tapi kalau dari bahasanya Kang Mail sih, kayanya sinyal pendampingnya Kang Mail itu lebih mengarah pada calon pendamping yang menjabat sebagai Bupati sih kayanya.

Tanda – tandanya itu adalah kolaborasi Walikota Bandung dan Bupati Tasikmalaya akan mewarnai Pilgub Jabar. Karena calon pendamping Kang Mail inilah yang punya tagline membangun Jawa Barat dari Gerbang Desa. Hmmm begitu toh. (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Ada Apa Dengan Fredrich?

Setelah ditangkap KPK atas tuduhan menghalangan penyidikan, Fredrich Yunadi ternyata belum kapok. Ia berkoar sana sini, bahkan sampai mengajak boikot KPK segala. Ada apa...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...