Pengangkatan relawan politik menjadi komisaris BUMN kembali memantik polemik. Apakah ini sekadar balas jasa kekuasaan, atau strategi menjaga stabilitas politik? Di balik kontroversi Ginka Febriyanti Ginting, tersimpan paradoks lama, yakni ketika loyalitas lebih bernilai daripada kompetensi, apakah meritokrasi masih memiliki tempat?
“Dear Fadli Zon .. Harus berapa polisi lagi mati supaya selesai revisi UU terorisme?” ~ Denny Siregar
PinterPolitik.com
Wakil Ketua DPR Bidang Polhukam, Fadli Zon, mau...
"Renas 212 berikhtiar agar tokoh Islam diberikan proporsi yang sesuai. Saya kira Habib (Rizieq) sebagai pemimpin dan penentu umat Islam Indonesia akan bagus apabila...
"Kami yakin (elektabilitas) ini akan naik lagi, belum berhenti karena sekarang masih keliling dan nanti bulan Ramadhan sebulan keliling lagi. Dan tidak hanya sekedar...
"Jangan artikan pertemuan saya dan mba Puan membahas kemungkinan comeback-nya MegaPro (Mega-Prabowo) atau rekonsiliasi (Gerindra) untuk bergabung bersama (Pak Jokowi) di 2019,” ~ Ketua...