HomeCelotehSusi, Menteri Yang Terbuang

Susi, Menteri Yang Terbuang

“Ibu Susi Pudjiastuti yang memulai dan menjadi yang pertama untuk upaya konsisten melawan segala bentuk aktivitas ilegal di laut, tidak hanya soal penangkapan ikan ilegal.” ~ Direktur Jenderal FAO, Jose Graziano da Silva.


PinterPolitik.com

[dropcap]I[/dropcap]ndonesia emang negara yang unik. Terlebih di dunia politik segala sesuatu bisa dinilai secara terbalik. Yang buruk jadi baik, dan yang baik pun bisa tampak buruk. Karena semua penilaian hanya berdasarkan persepsi yang dibangun media. Jadi wajar aja kalau sejumlah politisi culas menggunakan media untuk alat propaganda, baik itu untuk menjelekan citra politisi lain.

Akibatnya akan ada aja politisi lain yang menjadi korban atas kekejaman media. Seperti halnya yang pernah dihadapi Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Meski udah empat tahun menjadi Menteri dengan beragam kebijakan yang fundamental, tapi nyatanya masih ada aja tuh pihak-pihak yang memandang sinis.

Contohnya aja pada kebijakan pelarangan alat tangkap cantrang. Padahal kebijakan ini dimaksudkan untuk kesejahteraan nelayan dan menjaga sumber daya kelautan. Tapi ya gitu deh, tetep aja ada politisasi seakan kebijakan ini tidak pro terhadap nelayan. Hadeuh, aya aya wae ah. Kok rasanya Menteri Susi seakan terbuang di negeri sendiri ya.

Belom lagi mengenai kebijakan penenggelaman kapal asing yang dianggap berpotensi membuat persengketaan dan hubungan diplomasi antar kedua negara menjadi terganggu. Ah, kalau yang ini mah lebay. Kapal laut yang ditenggelamkan kan memang tertangkap basah melakukan illegal fishing, ya sok atuh mereka diberi sanksi.

Kalau negara yang bersangkutan justru membela nelayan yang melakukan illegal fishing tersebut, artinya negara itu memang mendukung pencurian ikan di negara tercinta kita. Gak usah sungkan sama negara pencuri kayak gitu. Tenggelamkan ya tengkelamkan, titik. Karena dibalik kebijakan ini ada martabat bangsa di dalamnya.

Baca juga :  Misteri Pak Bas Jadi Fotografer

Emangnya poltisi yang suka kritik itu berbicara atas nama siapa sih? Rakyat? Kok eike ragu ya. Ah, palingan diem-diem ada titipan sponsor aja tuh dari cukong-cukong mafia perikanan. Halah, ayo ngaku!Tapi ok lah Menteri Susi di dalam negeri gak terlalu diapresiasi. Ya setikdaknya cuma di mata mereka itu. Tapi di dunia internasional diapresiasi loh.

Seperti yang baru-baru ini disampaikan Direktur Jenderal Badan Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa Bangsa atau FAO (Food and Agriculture Organization), Jose Graziano da Silva memuji Menteri Perikanan dan Kelautan, Susi Pudjiastuti atas upayanya melawan segala aktivitas ilegal di tengah laut. Ini baru Menteri caem abis.

- Advertisement -

Mmm, kalau dipikir-pikir boleh juga nih Menteri yang satu ini dicalonin jadi Cawapres di Pilpres 2019 mendatang. Toh dibalik orang-orang yang mengkritik itu, masih banyak masyarakat yang mendukung kebijakan Menteri Susi. Cocok gak ya kira-kira Menteri Susi untuk disandingkan dengan Pakde Jokowi di Pilpres mendatang? Kalau sekarang aja mafia perikanan banyak yang pada gerah, gimana nanti kalau beneran sukses jadi Wapres. Beuh, yang ada semua mafia pada nangis termehek-mehek, hahaha. (K16)

spot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Mempersoalkan Checks & Balances Indonesia

Dalam sebuah demokrasi, lembaga-lembaga pemerintahan di Indonesia sudah seharusnya menjalankan fungsi checks & balances. Namun, fungsi tersebut tak dapat jalan bila ada yang mendominasi....

Megawati-Puan Sayang Korea?

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani tampak sangat "sayang" dengan Korea Selatan (Korsel). Mengapa?

Siasat Kartu Nama Erick di G20?

“Erick Thohir mendirikan Mahaka Group, konglomerasi yang fokus pada olahraga dan media hiburan, cetak, radio, dan televisi. Juga memiliki sejumlah klub sepak bola nasional...

Macron Bukan Blusukan Tapi KKN?

“Ramah sekali Presiden Prancis ini” –  Warganet  PinterPolitik.com Baru-baru ini, viral di media sosial (medsos) Presiden Prancis Emmanuel Macron yang terlihat menyempatkan diri “blusukan” di Bali usai Konferensi Tingkat Tinggi...

NasDem Adalah Partai Main-main?

“Ini bagus juga. Saya hormati itu. Makanya, kalau sudah tahu elektabilitas kecil, ngapain harus dihitung? Anggap saja ini partai main-main.” –  Surya Paloh, Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem PinterPolitik.com Beberapa waktu lalu, panggung...

Anies Pelan-pelan “Ngeteng” KIB?

“Mestinya, KIB (Koalisi Indonesia Bersatu) sekarang itu larinya ke Anies. Saya kira akan gabung ke sana,” – Habil Marati, Ketum Forum Ka’bah Membangun PinterPolitik.com Akhir-akhir ini,...

Misteri Pak Bas Jadi Fotografer

“Ya, itu memang hobinya. Ini kan juga event besar yang langka ya,” – Endra Atmawidjaja, Juru Bicara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) PinterPolitik.com Konferensi Tingkat Tinggi...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...