HomeCelotehPrabowo Keok Di Pulau Jawa

Prabowo Keok Di Pulau Jawa

Kecil Besar

“Hasil survei masih didominasi dua nama, Jokowi dan Prabowo. Hasilnya Prabowo unggul di Banten. Sementara Jokowi unggul di Jawa barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.” ~ Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya.


PinterPolitik.com

[dropcap]D[/dropcap]alam konstelasi politik Indonesia, Pulau jawa seringkali dijadikan indikator patokan kesuksesan perolehan suara. Barang siapa bisa menguasai perolehan suara di Pulaua Jawa, bisa diibaratkan telah memperoleh keseluruhan suara se Nusantara. Warbyasah. Tentunya untuk penjajakan sebelum Pilpres 2019 mendatang, Hasil dari lembaga survei menjadi salah satu pertimbangan tersendiri untuk diperhitungkan.

Nah, dalam rilis terbaru lembaga survei Charta Politika mengenai pilihan Presiden yang dilakukan 23-29 Mei lalu di empat wilayah, yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, memperlihatkan hasil yang sungguh mengejutkan loh. Dalam hasil survei ini, nama Jokowi dan Prabowo ada di urutan teratas.

Dan ternyata yang bikin eike terkejut, dari keempat lokasi survei itu, nama Jokowi unggul di tiga daerah, dan Prabowo hanya di satu daerah. Jokowi unggul di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur, sedangkan Prabowo unggul di Banten. Ibarat score pertandingan bola, ini mah hasil akhirnya udah 3-1. Jebret abis.

Sebenernya wajar sih, kalau Jokowi lebih unggul di tiga daerah. Secara kan Presiden Petahana, ya jadi memang sudah punya track record nyata dalam pembangunan bangsa ini. Perihal bagus apa gaknya, ya bisa dinilai dengan jelas. Kalau bagus, ya diapresiasi pemilih, kalau gak, ya jumlah pemilihnya pasti sedikit.

Nah kalau sekarang dalam survei ini Jokowi unggul di tiga daerah, itu artinya masih banyak masyarakat yang menilai hasil kerja Presiden Jokowi cukup bisa dirasakan. Jadi jikalaupun Prabowo itu unggul di satu lokasi, ya itu udah bagus banget. Belom kerja aja, udah banyak masyarakat yang menilai dia bagus. Ntaps.

Eike bingung, apa dasar para pemilih itu memutuskan pilihannya pada Prabowo. Tapi yang namanya hak memilih, ya suka-suka yang punya suara dung ya. Apakah nanti hasil Pemilu akan sama dengan hasil survei ini? Mmm, kita liat aja nanti ya. Yang pasti saat ini Pak Prabowo lagi bete liat hasil surveinya, hahaha. (K16)

Baca juga :  MBG dan Runtuhnya 'Republik Tepung'
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ada Apa Anies dengan Politik Identitas?

Dalam wawancara ABC News Australia, Anies Baswedan ditanyai soal politik identitas. Apakah politik identitas memang tidak bisa dihindari?

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

KPK telah memulai penyelidikan terhadap LHKPN milik Kajati Sumsel Sarjono Turin karena diduga tidak jujur

PinterPolitik - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menyoroti Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Selatan (Sumsel) Sarjono Turin. KPK...

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Humor ‘Receh’ Jokowi

“Selera humor adalah bagian penting seni kepemimpinan. Humor penting untuk bergaul dengan berbagai kalangan dan memudahkan penyelesaian pekerjaan.” PinterPolitik.com Indonesia Bubar 2030 menjadi narasi yang diperbincangkan...

Boediono ‘Si Pengguncang’ Dunia

“Beri aku 1.000 orangtua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.” ~ Soekarno PinterPolitik.com Sungguh menggelegar apa yang digagas...

PSI, dari Achilles ke Batman

“Kamu punya pedang, saya punya trik. Kita akan bermain dengan mainan yang diberikan para dewa kepada kita”. – Odysseus, dalam film “Troy” PinterPolitik.com Gimana ya kalau...

Demonstrasi, Jokowi Butuh Big Data?

Demo besar mahasiswa berakar pada kekecewaan atas berbagai kebijakan publik yang dinilai berpotensi merugikan banyak pihak. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai lembaga legislatif dinilai...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...