HomeCelotehSusi Cawapres 'Instan'?

Susi Cawapres ‘Instan’?

Kecil Besar

“Tak ada yang tiba-tiba bagi calon pemimpin bangsa, kecakapan bukan salinan genetika.”


PinterPolitik.com

[dropcap]M[/dropcap]enteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti dinilai memiliki kinerja yang mumpuni untuk urusan Kelautan dan Perikanan. Apapun seluk beluknya Susi sudah hafal di luar kepala.

Bahkan saat mendapat ‘serangan’ dari sesama Menteri akibat kinerjanya yang menenggalamkan kapal, ia tak menggubrisnya. Kapal tetap ditenggelamkan.

Susi menyadari bahwa ia telah menetapkan jalan ketegasan bagi para pencuri ikan, jadi kalau ada yang mau kompromi, Susi sudah tutup rapat – rapat, jangan ada kompromi sama sekali.

Nah kalau ngurusin anggaran, Susi mampu memangkas secara besar – besaran anggaran di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), hadeuuuhhh, ampun deh ah. Kalau ada kegiatan yang berbau formalitas, pasti dipangkas habis, weleeh weeleeeeh.

Untuk urusan Kelautan dan Perikanan memang Susi tak bisa diragukan, tapi kalau ngurus secara lebih luas lagi belum ada garansi kan? Hmmm.

Makanya jangan dulu seret Susi jadi Cawapres, lebih baik jalani saja sisa jabatan sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Kalaupun Jokowi nanti terpilih lagi, palingan Susi dapet order jadi Menteri lagi kan? Weleeeeh weleeeh.

Lagian Susi diwacanakan begini sama siapa sih? Terus motivasi dasarnya apa coba? Argumentatif? Hadeuuuhh. Usut punya usut sih, Susi diwacanakan jadi Cawapres oleh Hotman Paris, woailaaaah apa coba?. 

Kalau motivasi dasarnya itu gara-gara ngefans, hmmm bisa – bisa lain waktu nanti Cawapres bisa dari kalangan artis nihWeleeeh weleeeh. Intinya ternyata tak ada kajian mendalam tentang kapasitas Susi sebagai Cawapres ya, hmmm.

Bukan meragukan, tapi kapasitas Susi itu belum tentu memenuhi kriteria atau syarat untuk menjadi Cawapres. Semuanya itu akan kembali pada kecakapan kepemimpinan Susi, layak atau tidak? Bagaimana kecakapannya memimpin dan apakah Susi menguasai seluruh persoalan serta tugas sebagai Cawapres ga?

Perlu diingat sih, kalau cuma sukses sebagai Menteri, kapasitasnya hanya terbatas oleh bidang tertentu aja. Apalagi Susi punya kelebihan kan memang sedari kecil sudah memiliki gambaran besar tentang laut.

Nah kalau untuk menjadi Cawapres, tentu dibutuhkan kecakapan memimpin bukan hanya mengandalkan bagaimana garis nelayan dari keluarganya.

Susi mau memaksakan jadi Cawapres instan? Atau mau jadi Menteri Kelautan aja? Weleeeh weleeh.  (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Jokowi Ditagih Buruh

"Marsinah adalah sebuah cermin perlawanan buruh dalam bibit tumbuhnya gerakan buruh." ~Munir PinterPolitik.com Tiap hari bersimbah peluh dan menahan keluh, buruh hanyalah golongan pesuruh dengan upah...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...