HomeCelotehSurya Paloh ‘Satpam Kebersihan’

Surya Paloh ‘Satpam Kebersihan’

Kecil Besar

“Bedanya, kami melakukan pendidikan politik untuk menyadarkan rakyat agar memilih pemimpin yang bersih, bukan memilih karena diberi baju atau uang.” ~ Ahok


PinterPolitik.com

[dropcap]K[/dropcap]etua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem), Surya Paloh, memerintahkan kepada seluruh kadernya yang sedang maju dalam kontestasi Pilkada Serentak 2018 untuk menolak menang.

Hadeuuuuhhh, kalau menolak menang ngapain ikutin Pilkada deh, kan udah tau sendiri kalau Pilkada itu untuk merebut kekuasaan. Kalau begitu ngapain coba Partai NasDem malah jadi ikut –ikutan? Latah doang ya? Weleeeh weleeeh.

Ya udah deh mendingan jadi partai politik yang diam seribu bahasa aja, ga usah menang sama sekali atau ga usah jadi partai politik aja sekalian, hmmm aneh ga sih?

Ahh syudahlah, weeeiiittsss santai dulu dong, jangan dibawa panik, weleeeh weleeeeh. Kalau kata Surya Paloh, Partai NasDem haram hukumnya menang, tapi menang gara – gara menggunakan cara kotor.

Woailaaah, mulia sekali ya. Tapi kalau menangnya dengan cara yang bersih, sikat – sikat aja dong? Ya iyaaalaaaah, ngapain ikutan Pilkada kalau ga mau menang, wadezziiiigggg.

Emang kalau ada kader Partai NasDem atau calon kepala daerah yang diusung itu terbukti melakukan cara kotor gimana? Ada hukuman apa nih? Masa cuma manis di bibir doang nih, ahhh syudahhhlah politikus memang seneng manis-manisan.

Surya Paloh sih ga punya hukuman, biarin aja nanti kena jatohnya sendiri, hadeuuuhhh, kasian dong kalau dibiarin gitu doang? Weleeeeh weleeeh.

Tapi sikapnya sih bagus, semoga aja berjalan seperti yang diomonginnya. Belajar dari pengalaman sih, Pilkada kan tarik – menariknya kuat, masa mau diem – diem aja kalau udah tau kalah? Weleeeeh weleeeh, godaan buat melakukan curang pasti ada aja loh.

Yakin manut terus sama Surya Paloh? Weleeeeh weleeeh, bagi kader tulen sih kayaknya pasti manut nanti kalau ga manut bisa disikat habis karier politiknya, oh iya juga ya, weleeeh weleeh.

Makanya kata Surya Paloh mendingan menang pake cara yang bersih, karena kalau pake cara kotor, siap – siap aja disikat habis sama Surya Paloh.

Weleeeh weleeeh, seengganya ada penjaganya ya. Lah udah kayak satpam kebersihan aja dong Surya Paloh, mau ngebersihin yang kotor – kotor hehehe. (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...